Peringati 100 Tahun NU, Yayasan Rumah Sakit Islam Ajak Masyarakat untuk Berwakaf

Menyongsong 100 tahun Nahdlatul Ulama, Yayasan Rumah Sakit Islam mengajak masyarakat untuk berwakaf sekaligus untuk mendorong rencana jangka panjang.

Peringati 100 Tahun NU, Yayasan Rumah Sakit Islam Ajak Masyarakat untuk Berwakaf
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ustaz Maulana saat di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Senin (1/6/2019). Dalam memperingati 100 tahun NU, Yayasan Rumah Sakit Islam mengajak masyarakat untuk berwakaf. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menyongsong 100 tahun Nahdlatul Ulama, Yayasan Rumah Sakit Islam mengajak masyarakat untuk berwakaf.

Hal tersebut mendorong rencana jangka panjang Yayasan Rumah Sakit Islam untuk memperluas dan mengembangkan bidang kesehatan dan pendidikan Nahdlatul Ulama di berbagai daerah.

"Yayasan sudah memiliki rencana jangka panjang untuk memperluas, untuk mengembangkan di bidang kesehatan dan pendidikan," Kata Rektor Unusa Achmad Jazidie, Senin (10/6/2019).

Manuver PKB di Pilkada Tuban 2020 Paling Ditunggu, Berikut Nama-nama Kandidat Kuat yang Muncul

SPP Gratis SMA SMK di Jatim Mudahkan Perencanaan Kegiatan Sekolah, Pengamat: Kualitas Jangan Turun

Jazidie menyebut ada sekitar dua hektare lahan di daerah Madura yang dibebaskan.

Sebagian dari lahan tersebut akan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan berwakaf.

"Ada sekitar dua hektare dibebaskan dan sebagian dari itu mengundang partisipasi masyarakat melalui dana wakaf. Tidak terbatas kalangan internal tetapi masyarakat pun terhubung," papar Jazidie.

Tanah tersebut akan diwakafkan per meter per segi Rp 800 ribu.

Jazidie mengatakan, dipilihnya Madura untuk lahan pengembangan bidang kesehatan dan pendidikan dikarenakan lokasi Madura tidak terpisahkan dengan dinamika masyarakat Surabaya.

Selain itu pihaknya juga ingin meningkatkan literasi masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang berwakaf.

"Surabaya-Madura rasanya tidak terpisahkan dan Nahdlatul ulama mengakar di sana. Kami menilai institusi dan pusat layanan kesehatan NU bisa lebih ditingkatkan," tutup Jazidie.

23 Anggota Bhabinkamtibmas Kena Punishment, Kalungan Emoji Selama Bulan Juni Saat Apel

Gubernur Khofifah: SPP SMA SMK Jatim Juli Depan Gratis, Sekolah Swasta Bisa Dapat Surplus Subsidi

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved