Pria Telanjang Bulat Tengah Malam Gedor Pintu Rumah Warga, Warga Ketakutan

tengah malam ia menggedor-gedor pintu rumah warga sambil berteriak-teriak di Desa Bedug dan Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kediri

Pria Telanjang Bulat Tengah Malam Gedor Pintu Rumah Warga, Warga Ketakutan
SURYA/DIDIK MASHUDI
Petugas Satpol PP Kota Kediri menjemput penderita jiwa yang dipulangkan dari RSJ Lawang, Senin (12/3/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ulah Supriyanto (45) penderita jiwa yang kabur dari tempat perawatan di Panti Rehabilitasi Psikotik Butuh sempat membuat resah masyarakat Kediri.

Karena pria ini pada Selasa (11/6/2019) tengah malam menggedor-gedor pintu rumah warga sambil berteriak-teriak di Desa Bedug dan Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Warga masyarakat setempat kemudian mengamankan Supriyanto serta menyerahkan kepada petugas patroli Satpol PP Kota Kediri.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, Supriyanto saat beraksi menggedor pintu rumah warga dilakukan sambil telanjang bulat.

"Kami menerima penyerahan pria penderita jiwa atas nama Supriyanto pada Selasa (11/6/2019) dini hari," ungkap Nur Khamid kepada tribunjatim, Selasa (11/6/2019).

Penderita jiwa ini diserahkan oleh Moh Arbain (24) warga Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Ulah Supriyanto yang dalam kondisi telanjang bulat sempat membuat masyarakat ketakutan. Untuk menghindari amuk massa akhirnya yang bersangkutan diserahkan kepada petugas Satpol PP Kota Kediri.

Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Vonis Kasus Vlog Idiot Tidak Berkekuatan Hukum Tetap

Sempat Viral di Media Sosial, Rujak Cingur 60 Ribu Milik Bu Mella Kini Ditutup Sementara

Jelang Laga Uji Coba Timnas U-23 Indonesia, Dua Pemain Bali United Dapat Panggilan Pemusatan Latihan

Satpol PP Kota Kediro telah menindaklanjuti koordinasi dengan petugas dari Kantor Dinas Sosial Pemkab Tulungagung.

Karena Supriyanto merupakan penderita jiwa yang tengah dirawat di Panti Rehabilitasi Psikotik Butuh, Kecamatan Kraas, Kabupaten Kediri.

Diduga Supriyanto berkeliaran di perkampungan penduduk setelah kabur dari tempat rehabilitasi.

Data awal yang diperoleh petugas Supriyanto merupakan warga Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung

"Penderita sudah kami serah terimakan kepada petugas Dinsos Tulungagung dan pihak keluarga," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Dari keterangan pihak keluarga Supriyanto merupakan pasien di Panti Rehabilitasi Psikotik Butuh. Namun yang bersangkutan sering melarikan diri dari panti tempatnya dirawat.(dim/Tribunjatim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved