PT YEKAPE Digeledah Kejati Jatim, Pengacara: Dugaan Korupsi Sudah Ditutup, Dibuka Lagi Dasarnya Apa?

Petugas dari Kejati Jatim melakukan penggeledahan di Kantor YKP di Jl Sedap Malam Surabaya, Selasa, (11/6/2019).

PT YEKAPE Digeledah Kejati Jatim, Pengacara: Dugaan Korupsi Sudah Ditutup, Dibuka Lagi Dasarnya Apa?
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Petugas dari Kejati Jatim lakukan penggeledahan di Kantor YKP di Jl Sedap Malam Surabaya, Selasa, (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas dari Kejati Jatim melakukan penggeledahan di Kantor YKP di Jl Sedap Malam Surabaya, Selasa, (11/6/2019).

Penggeledahan ini terkait kasus dugaan kasus korupsi di YKP yang sudah lama terjadi. namun kabarnya kasus itu sudah ditutup.

Sumarso, Kuasa Hukum PT. YEKAPE pun mempertanyakan dasar penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Dia mengaku heran dengan penyidikan kasus yang pada 2007 ditangani Kejari Surabaya dan dihentikan, serta pada 2015 ditangani Kejati Jatim, namun tidak masuk ke ranah pidana.

(Kejaksaan Negeri Surabaya Kembalikan Uang Kerugian Negara Rp 443 Juta kepada LPDB)

"Sekarang dibuka (penyidikan) lagi itu dasarnya apa?. Dulu Kejaksaan Negeri Surabaya sudah menghentikan, dan oleh Kejati Jatim 2015 lalu ini bukan perkara pidana," ucapnya, Selasa, (11/6/2019).

Sumarso mengklaim, pihaknya mengantongi surat penghentian penanganan kasus ini dari Kejari Surabaya, serta surat dari Kepala Kejati (Kajati) Jatim yang intinya atau menyatakan bahwa kasus ini tidak bisa dipidanakan.

"Surat penghentian penanganan kasus dari Kejari Surabaya dan surat dari Kajati Jatim 2015 semuanya ada. Kan aneh, kenapa sekarang disidik lagi ? Nanti kita lihat saja," bebernya.

Ditanya perihal perpindahan status dari yayasan menjadi PT, Sumarso menegaskan hal itu tidak ada urusan, dan menyesuaikan.

Menurutnya, itu juga ada aturan hukumnya, dan seizin Menteri Perumahan Rakyat.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved