Sejumlah Staf Ingin Pertahankan Direktur RSUD Kanjuruhan Lama, drg. Marhendrajaya Angkat Bicara

Posisi drg. Marhendrajaya sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan akan digantikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda K

Sejumlah Staf Ingin Pertahankan Direktur RSUD Kanjuruhan Lama, drg. Marhendrajaya Angkat Bicara
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Poster bertuliskan aspirasi karyawan dan karyawati RSUD Kanjuruhan terpampang di depan pintu masuk, Senin (10/6/2019) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, KEPANJEN - Posisi drg. Marhendrajaya sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan akan digantikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Malang dr. Abdurachman.

Ternyata pergantian ini mendapat respon dari karyawan dan karyawati RSUD Kanjuruhan.

Mereka pun membentangkan poster di depan pintu RSUD Kanjuruhan, Kepanjen,  Senin (10/6/2019).

"KAMI KARYAWAN KARYAWATI RSUD KANJURUHAN MEMOHON UNTUK MEMPERTAHANKAN Drg MARHENDRAJAYA SpKG SEBAGAI DIREKTUR YANG MEMBAWA RSUD KANJURUHAN REBORN 2020" tulis salah satu poster yang tepasang.

(Inspektorat Kabupaten Malang Gelar Sidak di RSUD Kanjuruhan Malang, Satu Staf Absen)

Mengetahui hal tersebut, drg Marhendrajaya mengaku tak tahu menahu sama sekali adanya poster yang mengelu-elukan dirinya.

"Saya sebetulnya tidak mengetahui itu akan terjadi dan saya terharu. Saya tidak bisa berkomentar apa-apa," terang Marhendrajaya ketika dikonfirmasi, Senin (10/6/2019).

Marhendrajaya berpendapat mutasi adalah hal yang wajar, serta merupakan kewenangan pimpinan yakni kepala daerah.

Ia mengaku ikhlas kemanapun dirinya ditugaskan.

"Mudah-mudahan ada saya atau tidak ada saya cita cita dan harapan teman-teman bisa tercapai," ujarnya

Marhendrajaya tampaknya masih terus mengenang program Kanjuruhan Reborn yang dilakukannya bersama-sama staf RSUD Kanjuruhan.

Ia optimis RSUD Kanjuruhan bisa lebih baik di masa depan.

(Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Pelayanan di RSUD dr Soedomo Trenggalek Dipastikan Normal)

"Program Kanjuruhan Reborn kami lakukan optimalisasi layanan. Dan ini sudah berdampak, kami tersertifikasi nasional paripurna dengan nilai diatas 90. Kami siapkan sertifikasi internasional kedepan," kata dia optimis.

Di sisi lain, Plt Bupati Malang Sanusi menilai aspirasi yang dituangkan para karyawan RSUD Kanjuruhan adalah hal yang wajar.

"Silahkan itu hak mereka, ASN loyal kepada pimpinan itu wajib. Dan yang menentukan pimpinan di setiap instansi, itu hak prerogatif Bupati," ungkap Sanusi usai melakukan sidak di Pendopo Agung Pemkab Malang.

REPORTER: Surya/Erwin Wicaksono

(RSUD Bangil Siap Beri Pelayanan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis untuk Penderita Penyakit HIV AIDS)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved