Tekan Kebocoran Pendapatan, Pemkot Malang Bakal Terapkan e-Parking, Juru Parkir Jadi Karyawan BUMD

Tekan Kebocoran Pendapatan, Pemkot Malang Bakal Terapkan e-Parking, Juru Parkir Jadi Karyawan BUMD.

Tekan Kebocoran Pendapatan, Pemkot Malang Bakal Terapkan e-Parking, Juru Parkir Jadi Karyawan BUMD
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ilustrasi parkir di Kota Malang 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkot Malang berencana menerapkan parkir elektronik atau e-parking berbasis tunai dan non tunai untuk menekan kebocoran pendapatan dari sektor parkir.

Saat ini, telah ada tiga perusahaan salah satunya PT Telkom Indonesia dan Indomaret yang menawarkan kerjasama penerapan e-parking di Kota Malang.

Siapkan 10 M Untuk Bebaskan Lahan di Jalan Simpangan, Pemkot Malang Bakal Bikin Jalan Tembus

Kota Malang Kekurangan Titik Hidran, UPT Pemadam Kebakaran: Kami Punya 20, Idealnya Butuh 30

Angka Bencana Mei 2019 Menurun 50 Persen, BPBD Kota Malang Imbau Masyarakat Waspadai Musim Kemarau

"Kemarin ada Telkom, perusahaan start up juga ada. Yang terakhir ada Indomaret lewat aplikasi Saku itu menawarkan kerjasama," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, kepada TribunJatim.com, Selasa (11/6/2019).

Ia menerangkan penerapan e-parking tersebut tidak akan meminggirkan juru parkir.

Malahan kata dia, juru parkir akan direkrut sebagai karyawan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan digaji sesuai UMK.

"Nantinya mekanisme ini akan diatur," tuturnya.

Tahun ini, Pemkot Malang menarget pendapatan yang bisa diperoleh dari sektor parkir sebesar Rp 9 Miliar. Target ini dari tahun lalu yang hanya dipatok Rp 7 Miliar.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved