39 Ton Botol Plastik 'Ongkos' Suroboyo Bus Dilelang, Laku Rp 150 Juta, Dimasukkan Pemkot ke APBD

39 Ton Botol Plastik 'Ongkos' Suroboyo Bus Dilelang, Laku Rp 150 Juta, Pemkot Masukkan hasilnya ke APBD.

ISTIMEWA
Penampilan Suroboyo Bus baru, tipe Mercedes-Benz O500U 1726 LE. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 39 Ton botol plastik yang terkumpul dari penumpang Suroboyo Bus hingga Januari 2019, dilelang, hasilnya laku seharga Rp 150 Juta.

Sejak beroperasi hingga Januari 2019, Suroboyo Bus yang memberlakukan aturan penumpang dapat membayar menggunakan botol plastik ini hingga Januari 2019, telah terkumpul sebanyak 39 ton botol plastik.

Alokasi Subsidi Operasional Suroboyo Bus Rp 100 Juta Per Bulan, Ini Rutenya

VIDEO: Pakai Kursi Roda, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Launching 10 Unit Suroboyo Bus Baru

Mercedes-Benz Serahkan 10 Unit Baru Suroboyo Bus, Bangga & Dukung Konsep Pembayaran Ramah Lingkungan

"Sampai dengan Januari 2019, yang terkumpul sudah 39 ton," Kata Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi, saat ditemui di Surabaya, Rabu (12/6/2019).

Sebanyak 39 ton botol plastik itu, karena sudah ditetapkan sebagai kekayaan daerah, Eri mengatakan, sudah masuk kewenangan Dirjen Kekayaan Negara dan bukan lagi Pemkot Surabaya.

"Yang melaksanakan lelang bukan lagi Pemkot Surabaya, karena itu sudah ditetapkan sebagai kekayaan daerah. dan setelah dilelang kemarin, laku Rp 150 Juta" tambah Eri.

Eri mengakui, sebelum ditetapkan sebagai kekayaan daerah, pihaknya hanya bisa mengumpulkan tanpa di proses lelang.

Dan, setelah ditetapkan sebagai kekayaan daerah, botol-botol plastik yang berjumlah puluhan ton tersebut sudah menjadi kewenangan Dirjen Kekayaan Negara.

"Dulu memang ditumpuk karena belum tahu, ini kekayaan daerah atau bukan. kita tidak boleh melelang sendiri kalau kekayaan daerah," ucap Eri.

Eri mengatakan, uang hasil lelang itu akan dimasukkan dalam anggaran APBD.

"Jadi satu sebagai PAD nanti baru dibelanjakan, sebagai belanjanya negara," tandas Eri

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved