Baru Dibangun, Tabung IPAL Milik PMI Lamongan Malah Bocor, Dibongkar Bersamaan Pembangunan Kantor

Baru Dibangun, Tabung IPAL Milik PMI Lamongan Malah Bocor, Dibongkar Bersamaan Pembangunan Kantor.

Baru Dibangun, Tabung IPAL Milik PMI Lamongan Malah Bocor, Dibongkar Bersamaan Pembangunan Kantor
SURYA/HANIF MANSHURI
Tabung IPAL di PMI yang baru dibangun kini tidak difungsikan setelah sebelumnya bocor. Rencana akan dibongkar bersamaan dengan dibangunnya Kantor PMI 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Baru beberapa bulan selesai dibangun, Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) milik PMI Lamongan bocor, bahkan kini mangkrak tidak difungsikan.

Ketika difungsikan sebelumnya, satu dari dua tabung bocor pada bagian atas, hingga mengeluarkan busa dari limbah cair yang masuk pada dua tabung tersebut.

Pasokan Janur Berkurang, Penjual Janur di Lamongan Siasati Harganya yang Mahal Dengan Buat Ketupat

Bolos Kerja Setelah Cuti Lebaran Habis, 11 ASN dari Lima OPD Dijatuhi Sanksi oleh Pemkab Lamongan

Begini Ancaman Bupati Fadeli, Bagi ASN di Lamongan yang Ketahuan Bolos di Hari Pertama Masuk Kerja

Menurut Teknisi Transfusi Darah, UTD PMI Lamongan, Eko Harijono saat dikonfirmasi Surya.co.id (grup Tribunjatim.com) mengungkapkan, kebocoran itu sudah disampaikan pada pihak pelaksana. "Sudah diinformasikan," kata Eko.

Itu IPAL untuk mengolah air cucian, seperti cucian tangan. Jadi kata Eko bukan IPAL untuk peralatan medis.

Eko mengaku tidak tahu berapa nilai IPAL tersebut. Yang jelas, masih menjadi garansi pihak pelaksana.

Perkembangan terakhir yang disampaikan Eko pada Minggu (9/6/2019), IPAl itu hendak dibongkar, termasuk gedung PMI yang juga akan dibongkar dan dibangun baru lagi.

"Mau dibongkar semua dibangun ulang gedungnya," katanya.

Pemkab merencanakan tidak ada lagi tembok pembatas antara PMI dengan RSUD dr Soegiri. Bupati minta tembok antara PMI dengan RSUD dr Soegiri dilos

"Jadi IPALnya ya ikut dibongkar semua," katanya.

Saat ini IPAL sudah tidak difungsikan. Ada rencana Kantor PMI pada Juli mendatang sementara pindah di bekas Kantor Bapeda yang berada di belakang Kantor Dinas Kesehatan jalan Ki Sarmidi Mangun Sorkoro.

"Rencana Juli pindah di bekas Kantor Bapeda belakang Dinkes," kata Eko.

Bagaimana dengan pengolahan limbah PMI ? Eko mengatakan, untuk limbah, semua diambil perusahaan asal Mojokerto.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved