DPO Spesialis Curanmor dan Pencuri Beras di Tuban Tumbang Setelah Dua Peluru Ditembakkan ke Kakinya

Petugas Kepolisian Polres Tuban melumpuhkan satu daftar pencarian orang (DPO), spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

DPO Spesialis Curanmor dan Pencuri Beras di Tuban Tumbang Setelah Dua Peluru Ditembakkan ke Kakinya
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Pelaku DPO Curanmor dan pencurian gabah beras tak berkutik usai ditembak polisi di kedua kakinya, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petugas Kepolisian Polres Tuban melumpuhkan satu daftar pencarian orang (DPO), spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian gabah beras, Selasa (11/6/2019).

DPO yang dilumpuhkan yaitu Suryadi (38), warga Desa Manjung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

Awalnya ada laporan dari korban atas pencurian gabah beras, namun setelah dikembangkan ternyata pelaku juga terlibat dalam sejumlah kasus curanmor.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, setelah mendapat laporan pencurian gabah beras petugas langsung melakukan penyelidikan.

Warga Geger Temukan Kakek Sebatang Kara Tewas di Tempat Tidur Rumahnya di Tuban

Rencana Mobilisasi Massa Sidang Gugatan ke MK, Bupati Tuban: Serahkan ke MK, Tak Perlu ke Jakarta

Hingga akhirnya pelaku ditangkap di gudang penggilingan padi Desa Banjar arum, Kecamatan Rengel.

Saat akan ditangkap, pelaku berusaha melawan petugas hingga akhirnya dua timah panas bersarang di kedua kakinya.

"Kita tembak kakinya karena melawan, kita tangkap kemarin," ujar Mustijat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2019).

Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan ternyata pelaku sudah lima kali mencuri beras. Di antaranya empat titik di wilayah Kabupaten Tuban, dan satu di Jombang.

Lalu juga terlibat pencurian motor sebanyak lima kali, satu di Tuban, empat lainnya di Bojonegoro. Serta satu pencurian Bawang merah di Nganjuk.

Perubahan Rambu di Beberapa Traffic Light Tuban, Perhatikan Arahan Berikut, Jangan Sampai Melanggar!

Pelaku ini tidak sendiri, namun merupakan komplotan bersama dua orang lainnya yang lebih dulu ditangkap.

"Yang dua yaitu Moh Ali Ilham Khoyri (24) warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan, dan Dariyanto (28) warga Desa Prataan, Kecamatan Parengan lebih dulu ditangkap dan sudah diproses hukum. Kalau Suryadi ini DPO dan sekarang sudah kita proses," pungkasnya. 

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit mobil merk MITZUBISI L300 nopol S 8717 HE, tiga buah linggis, satu buah Gunting kawat, empat bilah pedang, satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna biru.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved