Jalan Desa Ambles, Warga Ujungpangkah Gresik Gotong-Royong Pasang Tanggul Darurat

Warga Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik melakukan aksi gotong-royong memasang bambu sebagai tanggul

Jalan Desa Ambles, Warga Ujungpangkah Gresik Gotong-Royong Pasang Tanggul Darurat
Willy Abraham/Tribunjatim
Warga memasang bambu sebagai tanggul darurat di jalan ambles, Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga Dusun Tajungrejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik melakukan aksi gotong-royong memasang bambu sebagai tanggul darurat di lokasi jalan ambles akibat abrasi.

Sejak pukul 08.00 WIB, mereka bergotong royong menancapkan bambu di jalan yamg ambles sedalam 2 meter.

"Untuk menanggulangi sementara, menancapkan bambu," ujar Kholis (54) warga Desa Tajungrejo kepada Tribunjatim.com.

Akibat amblesnya jalan tersebut, aktivitas warga sedikit terganggu. Sebab, tepi jalan tersebut digunakan sebagai tempat pelelangan ikan hasil tangkapan nelayan.

Warga yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan petani tambak tersebut harus memutar balik, karena jalan tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor.

Lanjut Kholis, sebelumnya, saat Senin (10/6/2019) malam jalan tersebut sudah mengalami tanda-tanda, yakni retak-retak setengah sentimeter.

"Semoga segera membantu jalan ambles ini," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ketua MUI Gresik Minta Warga Tolak Ajakan Aksi Rusuh Soal Pilpres

Pecah Tangis Istri Dosen di Surabaya Divonis 4 Tahun Penjara, Gara- gara Sabu-sabu

Kesal Dapat Penalti Saat F1 Kanada 2019, Sebastian Vettel Tak Peduli Lagi Soal Gelar Juara Dunia

Sementara itu, Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Hamdi mengatakan hingga saat ini pihaknya sedang mengerjakan secara swadaya dengan menancapkan bambu sebagai tanggul darurat.

"Ini juga mulai kita beri bongkahan batu kapur sambil menunggu alat berat yang baru datang besok," kata Sandi sapaan akrabnya.

Lanjut Sandi, dia berharap pemkab ikut membantu agar fenomena jalan ambles tidak terjadi lagi. Sebab, cukup berdampak terutama akses masyarakat.

"Kami berharap pemkab membantu membuat plengsengan agar lebih aman lagi," jelasnya. (wil/Tribunajatim)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved