Kisah Kim Jong Un Eksekusi Jenderal Pasukannya, Dimasukkan ke Tangki Penuh Piranha, Begini Nasibnya

Kim Jong Un tak pandang bulu saat memberikan hukuman hingga ganjaran kepada orang-orang yang mengkhianatinya. Simak cerita jenderal pasukan Korut ini.

Kisah Kim Jong Un Eksekusi Jenderal Pasukannya, Dimasukkan ke Tangki Penuh Piranha, Begini Nasibnya
Twitter/@StratSentinel
Kim Jong Un menginspeksi rencana penembakan atau serangan rudal balistik Korut ke Guam, wilayah AS di Pasifik, Senin (14/8/2017). Bersama dengan para perwira tinggi militernya, Kim Jong Un memeriksa jarak antara Korut dan Guam, serta jalur yang dilintasi rudal. Namun, akhirnya ia menunda rencana serangan rudal ke Guam tersebut. 

Namun, sebenarnya tidak begitu jelas sang jenderal dibunuh oleh ikan piranha atau memang tewas karena luka-luka yang ditimbulkan sebelumnya.

Ikan piranha memiliki gigi setajam silet yang dapat merobek daging dari mayat dalam hitungan menit.

Ternyata Tak Seperti di Film, Ini Nih 6 Fakta Ikan Piranha yang Nggak Banyak Orang Tahu

Piranha
Ilustrasi Piranha (ddmcdn.com)

The Daily Star mengklaim pemimpin Korea Utara itu mungkin terinspirasi oleh film James Bond 1965 "You Only Live Twice" yang melakukan metode eksekusi yang mengerikan.

Dalam film itu, penjahat Blofeld memiliki kolam penuh dengan piranha, yang ia gunakan untuk mengeksekusi asisten Helga Brandt.

Satu pasukan intelijen Inggris mengatakan kepada Daily Star, "Penggunaan piranha adalah cara klasik Kim."

"Dia menggunakan semua ketakutan dan teror sebagai alat politik."

"Dia ingin semua orang tahu, termasuk para ajudannya yang paling tepercaya, bahwa mereka berisiko menderita kematian yang sangat tidak menyenangkan jika dia mencurigai adanya pengkhianatan."

"Dia telah mengeksekusi anggota keluarganya sendiri dan membunuh pejabat senior pemerintah karena tidak bertepuk tangan cukup keras dalam salah satu pidatonya."

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan Do Jong-whan (kanan) bertepuk tangan ketika menyaksikan konser musisi Korea Selatan di East Pyongyang Grand Theatert di Pyongyang, Korea Utara, Minggu (1/4/2018). (KOREA POOL/AFP)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan Do Jong-whan (kanan) bertepuk tangan ketika menyaksikan konser musisi Korea Selatan di East Pyongyang Grand Theatert di Pyongyang, Korea Utara, Minggu (1/4/2018). (KOREA POOL/AFP) (afp)

Metode eksekusi lain yang diadopsi oleh Kim selain piranha adalah peledakan dahsyat dengan senjata anti-tank bagi para pengkhianatnya.

Sejak menggantikan ayahnya, Kim Jong-il, sebagai diktator Korea Utara, Kim diperkirakan telah membunuh 16 ajudan senior.

Halaman
1234
Penulis: Ignatia
Editor: Januar AS
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved