Pemprov Jatim dan BPWS Akan Bangun Indonesia Islamic Science Park Bernuansa Timur Tengah di Suramadu

Provinsi Jawa Timur dan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) tengah mematangkan perencanaan terkait pembangunan Indonesia Islamic Science Park.

Pemprov Jatim dan BPWS Akan Bangun Indonesia Islamic Science Park Bernuansa Timur Tengah di Suramadu
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ribuan warga masyarakat memadati Jembatan Suramadu saat puncak 'Millenial Road Safety Festival' di Jembatan Suramadu, Minggu (17/3). Sedikitnya 100 ribu warga Jawa Timur mengikuti kampanye keselamatan berkendara yang dimeriahkan berbagai acara diantaranya pembentangan bendera di sisi Timur Jembatan Suramadu. 

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Provinsi Jawa Timur dan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) tengah mematangkan perencanaan terkait pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kawasan Suramadu sisi Madura.

Rencana Pembangunan IISP itu terungkap dalam rapat bersama antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, BPWS, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta pada pertengahan Mei 2019.

Dalam kesempatan itu diputuskan akan dibangun sebuah taman pendidikan dengan konsep IISP di kawasan Suramadu sebagai ikon pintu masuk Pulau Madura.

Gus Ipul Silaturahmi Dengan Gubernur Khofifah di Grahadi Surabaya, Curhat Revitalisasi Makam

Gubernur Khofifah: SPP SMA SMK Jatim Juli Depan Gratis, Sekolah Swasta Bisa Dapat Surplus Subsidi

"Ibu Gubernur ada rencana bangun IISP di atas lahan seluas 101 hektare, bernuansa Timur Tengah," ungkap Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan kepada Surya (grup TribunJatim.com), Selasa (11/6/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya akan mensinergikan gagasan Gubernur Jatim dengan konsep BPWS sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau overlap.

"Kami ada juga konsep wisata di 600 hektare pesisir pantai KKJSM (Kawasan Kaki Jembatan Suramadu sisi Madura)," jelasnya.

Dalam rapat bersama di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, IISP seluas 101 hektare nantinya terdiri dari beberapa bagian.

Diproyeksikan, 20 persen untuk kawasan edukasi, 30 persen untuk kawasan seni, dan 50 persen diproyeksikan sebagai kawasan entertaiment.

"Lahan 600 hektare KKJSM bisa dipakai untuk sarana jika diperlukan," katanya.

Seperti diketahui, pengembangan kawasan seluas 600 hektare KKJSM masuk dalam perencanaan Kementerian PUPR.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved