Jaksa Geledah Kantor YKP dan PT Yekape Surabaya Terkait Kasus Korupsi, Langsung Cekal 5 Pengurusnya

Jaksa Geledah Kantor YKP dan PT Yekape Surabaya Terkait Kasus Korupsi, Langsung Cekal 5 Pengurus YKP dan PT Yekape.

Jaksa Geledah Kantor YKP dan PT Yekape Surabaya Terkait Kasus Korupsi, Langsung Cekal 5 Pengurusnya
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan saat ditemui di Gedung Kejati Jatim, Jumat, (3/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejati Jatim bergerak cepat dalam menangani kasus mega korupsi bernilai triliunan rupiah di Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya.

Setelah seharian menggeledah kantor YKP dan PT Yekape Surabaya, Kejati Jatim mencekal lima pengurus YKP dan PT Yekape.

Pencekalan terhadap lima pengurus YKP dan PT Yekape itu dibenarkan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan.

Lakukan Penggeledahan di Kantor YKP Surabaya, Kejati Jatim Sita Beberapa Dokumen Penyidikkan

Kasus Dugaan Korupsi PT YKP Naik Ke Tahap Penyidikan

Diduga Ambil Alih Tabungan Rumah Warga di Surabaya, PT YEKAPE Diperiksa Kejaksaan Tinggi Jatim

"Benar hari ini penyidik sudah mengirimkan surat permohonan pencekalan ke imigrasi lewat Asisten Intelijen," kata Didik Farkhan, Kamis, (13/6/2019).

Ditanya siapa saja kelima orang yang dicekal, mantan Kajari Surabaya itu menyebut semua adalah orang-orang yang selama ini menjadi pengurus dan menguasai YKP maupun anak usahanya di PT Yekape.

"Nama-nama yang sudah kami ajukan untuk dicekal adalah Drs. Surjo Harjono,SH, H Mentik Budiwijono, H Sartono, SH, H, Chairul Huda dan Catur Hadi Nurcahyo," jelas alumnus FH UB Malang itu.

Lebih lanjut Aspidsus menjelaskan, tujuan pencekalan untuk memperlancar proses penyidikan. Khususnya agar para pengurus itu tidak melarikan diri ke luar negeri.

"Ada kekuatiran penyidik bahwa nanti proses penyidikan akan ada kendala bila mereka ada yang melarikan diri. Untuk mencegah itu kami putuskan untuk melakukan pencekalan terhadap mereka" jelasnya.

Apakah pencekalan itu tanda-tanda Kejati Jatim akan segera menetapkan sebagai tersangka? Jaksa Kelahiran Bojonegoro itu tidak mau berspekulasi.

"Ah, sabarlah. Tunggu tanggal mainnya. Nanti kalau ada penetapan tersangka saya kabari," kilahnya.

Sementara itu, kuasa hukum PT YEKAPE Sumarso mengaku tidak masalah dengan pencekalan tersebut karena kliennya juga tidak akan pergi kemana-mana. “Mau dicekal atau apa silahkan, yang penting hukumnya dulu diluruskan,” tegasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved