Ketua KPU RI Arief Budiman Lantik Anggota KPU dari 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Arief Budiman melantik 180 anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari 36 kabupaten/kota di Jawa Timur periode 2019-2024.

Ketua KPU RI Arief Budiman Lantik Anggota KPU dari 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Suasana pelantikan anggota KPU dari 36 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kamis (13/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua KPU RI, Arief Budiman, melantik 180 anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari 36 kabupaten/kota di Jawa Timur periode 2019-2024, di Hotel JW Marriott, Jalan Embong Malang, Surabaya, Kamis (13/6/2019).

Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan KPU Nomor 1089-1124/PP.06-Kpt/05/KPU/VI/ 2019 tanggal 11 Juni 2019.

Dalam sambutannya, Arief Budiman, mengatakan pelantikan anggota KPU ini adalah salah satu pelantikan yang spesial, karena dilantik di sela-sela tahapan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Jelang Putusan MK Terkait Pemilu 2019, GP Ansor akan Siagakan 5.000 Kader di Tiap Tingkatan

"Kalau anggota KPU ini tidak sesuai dengan kriteria yang kita buat, maka itu akan terlalu berisiko," ucapnya.

Arief Budiman juga menegaskan kepada para anggota KPU bahwa kultur kerja yang dibangun oleh KPU bersifat transparan.

"Semua tahapan Pemilu bisa diakses siapapun dan dimanapun, baik dari KPU kabupaten/kota, dari KPU pusat, maupun dari luar negeri," ujarnya.

Anggota KPU, lanjut Arief Budiman, juga harus menjaga profesionalitas dengan memahami betul Pemilu serta tahapan-tahapannya, sehingga ketika ada masalah di tengah pelaksanaan, anggota KPU bisa menyelesaikannya.

Polda Jatim Kirim 1.200 Pasukan ke Jakarta, Amankan Jalannya Sidang Pertama Sengketa Pilpres 2019

Poin terakhir, yang menurut Arief Budiman tidak kalah penting adalah anggota KPU harus bekerja dengan menjaga integritas.

"Benar ya benar, salah ya salah. KPU sekarang akan memudahkan orang yang tidak punya integritas untuk diberhentikan sebagai penyelenggara Pemilu," ucap Arief Budiman.

Pemberhentian tersebut, lanjut Arief Budiman, tidak perlu menunggu laporan dari masyarakat atau menunggu tindakan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

11 Penyelenggara Pemilu 2019 di Kediri Dilaporkan ke Bawaslu

"KPU akan bertindak langsung untuk mempercepat prosesnya. Apalagi Jawa Timur itu menjadi salah satu provinsi dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak. Ini  akan sangat menentukan bagaimana potret pelaksanaan Pemilu di Indonesia," pungkasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved