Pemkot Batu Memberi Tambahan Bantuan Pada Empat Desa untuk Produksi Bawang Merah Selama 2019

Pemkot Batu tahun 2019 ini memperbanyak luasan produksi bawang merah. Menambah bantuan pada empat desa.

Pemkot Batu Memberi Tambahan Bantuan Pada Empat Desa untuk Produksi Bawang Merah Selama 2019
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Tim Dinas Pertanian mengecek hasil produksi bawang merah di Kota Batu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemkot Batu tahun 2019 ini memperbanyak luasan produksi bawang merah.

Tahun 2018 hanya satu desa saja yang mendapatkan bantuan benih bawang merah, tetapi di tahun 2019 ini menambah empat desa dengan total lima desa.

Yaitu Desa Pesanggrahan, Desa Bulukerto, Desa Torongrejo, Desa Giripurno, dan Desa Mojorejo. Total benih bawang merah yang diadakan sebanyak 13,2 ton.

Tak Ada Tempat Uji KIR di Kota Batu, Pemilik Kendaraan Habiskan Biaya hingga Rp 250 Ribu

Masing-masing desa ini mendapatkan jumlah sekitar 3 ton. Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Yayat Supriatna mengatakan tahun 2019 ini menganggarkan sekitar Rp 500 juta menggunakan anggaran APBD 2019.

"Dari lima desa tersebut totalnya ada 7 hektar. Dan itu kami berikan kepada Kelompok Tani dan Gapoktan," kata Yayat, Kamis (13/6).

Bertambahnya empat desa ini selain menyesuaikan permintaan saat pembahasan Musrenbang, juga menambah hasil produksi.

Pria Ini Lempari Polsek Tambelangan Pakai Batu Karena Terbawa Suasana, Tak Kenal Pelaku Pembakaran

Di tahun 2017 produksi bawang merah sekitar 4250 ton. Dengan bertambahnya lahan ini bisa meningkatkan hasil produksi. Ada dua jenis varietas yaitu Batu Ijo dan Tajuk.

"Perhektar saja bisa mendapatkan sekitar 12 ton panen kering. Kami ingin meningkatkan produksi dengan kualitas yang bagus juga tentunya," imbuhnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Batu Hendry Suseno menambahkan meskipun hasil produksi ini setiap tahunnya mengalami kenaikan dan penurunan.

Karena setiap petani tidak secara terus menerus menanam bawang merah. Terkadang diganti atau digilir agar menghindari adanya hama.

"Kalau dikatakan pergeseran lahan bisa saja, tetapi lebih tepatnya jarang ada petani yang secara terus menerus menanam komoditas yang sama," imbuhnya.

Rencana nanti komoditas itu akan diberikan sekitar akhir Juli mendatang untuk kelompok tani. Tidak hanya benih saja, Pemkot Batu juga mengimbangi dengan melengkapi Sarana dan Prasarana Produksi untuk petani.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved