Sempat Akibatkan Listrik Padam, Polisi Trenggalek Musnahkan 21 Balon Udara yang Akan Diterbangkan

Polres Trenggalek membakar 21 balon udara yang didapat dari patroli di beberapa kecamatan, Kamis (13/6/2019).

Sempat Akibatkan Listrik Padam, Polisi Trenggalek Musnahkan 21 Balon Udara yang Akan Diterbangkan
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Polisi Trenggalek membakar 21 balon udara yang disita, Kamis (13/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek membakar 21 balon udara yang didapat dari patroli di beberapa kecamatan, Kamis (13/6/2019).

Sebagian balon udara disita dari warga yang hendak menerbangkan. Sebagian lagi diserahkan secara sekarela oleh warga.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo menyampaikan terima kasih kepada warga yang secara sadar dan sukarela menyerahkan balon udara yang hendak diterbangkan.

Danlanud Iswahjudi Awasi Festival Balon Udara di Ponorogo: Tradisi Digelar, Regulasi Tetap Dipatuhi

Polisi Gagalkan 20 Balon Udara yang Akan Diterbangkan Warga di 4 Lokasi di Trenggalek

Mereka yang menyerahkan adalah orang tua yang mengetahui anak-anak mereka hendak menerbangkan balon udara.

"Karena balon udara yang terbang, selain ada balon plastiknya, juga ada alat pembakar," kata Kapolres, sela pemusnahan.

Alat pembakar itu, kata dia, bisa mengakibatkan kebakaran apabila jatuh di rumah warga, area perkebunan, atau persawahan.

Balon udara dan alat pembakar juga bisa mengganggu aliran listrik jika tersangkut ke jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Seperti yang terjadi kemarin, menyangkut di salah satu kabel jarngan PLN yang mengakibatkan terjadinya pemadaman," kata Didit.

Balon udara yang dimaksud menyangkut di jaringan PLN di daerah Durenan, Kabupaten Trenggalek.

Beruntungnya, hal tersebut bisa dengan cepat ditangani.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved