Warga Genteng Candirejo Bangun Filter Air Limbah Rumah Tangga Bawah Tanah, Pejabat Korea Ingin Punya

Terganggu limbah sungai, warga Genteng Candirejo, Surabaya embuat inovasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bawah tanah

Warga Genteng Candirejo Bangun Filter Air Limbah Rumah Tangga Bawah Tanah, Pejabat Korea Ingin Punya
SURYA/DELYA OCTOVIE
Mutiara Alyzza Bilqis, anggota karang taruna Genteng Candirejo, Surabaya memberi makan lele pendeteksi kandungan bakteri, bagian dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bawah tanah bernama Pandora pada Rabu (12/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Permasalahan limbah di sungai rupanya sangat mengganggu warga RT 02 RW 08 Genteng Candirejo, Surabaya.

Mereka menyadari banyaknya limbah hasil rumah tangga, bisa menghasilkan endapan di sungai, membuat sungai harus rutin dikeruk.

Warga lalu membuat inovasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berbeda dari kampung-kampung lain, yakni ditempatkan di bawah tanah.

Lokasi tepatnya di depan balai RW yang kerap dijadikan tempat lalu lalang kendaraan warga.

(Ciptakan Paving Block Penangkal Banjir dari Limbah, Guru SMKN di Madiun Raih Penghargaan Nasional)

"Yang punya ide sebenarnya pak Syahri, Ketua RT 02 RW 08 Genteng Candirejo, dan warga," tutur Kegi Febriati, petugas Taman Baca Masyarakat (TBM), Rabu (12/6/2019).

"Ingin ada IPAL karena di sini untuk sumber air susah. Kan, ini dulu Tempat Pembuangan Akhir (TPA), jadi airnya keruh," tambahnya.

Akhirnya, pada tahun 2012, warga mendapat Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Pegadaian serta dibantu desain oleh mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Joni Hermana.

IPAL bawah tanah ini diberi nama Pandora.

Seluruh limbah rumah tangga selain kotoran manusia, diolah oleh Pandora hingga menjadi air bersih, dan bisa dimanfaatkan warga untuk mencuci motor, air kolam dan menyiram tanaman.

Sebelum memasuki Pandora, air terlebih dulu melewati resapan biopori untuk penjernihan awal.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved