Liga Indonesia

Meski Menang 8-0 di Laga Uji Coba, Pelatih Madura FC Akui Kerja Sama Tim Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Eduard Tjong akui belum begitu puas melihat penampilan skuatnya meski menang 8-0 dalam laga uji coba hadapi PSGS Pasongsongan

Meski Menang 8-0 di Laga Uji Coba, Pelatih Madura FC Akui Kerja Sama Tim Masih Jadi Pekerjaan Rumah
TRIBUNJATIM.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Madura FC saat latihan di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Pelatih Madura FC, Eduard Tjong, akui belum begitu puas melihat penampilan skuatnya meski menang 8-0 dalam laga uji coba hadapi PSGS Pasongsongan, tim lokal di Kabupaten Sumenep.

Sebab, mantan pelatih Timnas U-19 itu menilai, pada uji coba yang dilangsungkan di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Kamis (13/6/2019) tersebut, masih terdapat banyak catatan, terutama dari sisi kerja sama tim.

“Jadi, evaluasi hari ini masih banyak PR, terutama kerja sama tim,” terang pelatih yang akrab disapa Edu tersebut setelah uji coba, Kamis (13/6/2019).

Uji Coba Lawan Persewar Waropen Gagal Digelar, Madura FC Bakal Hadapi PSGS Pasongsongan

Persebaya Vs Madura United, Djanur Mulai Sentuh Taktikal di Hari Keempat Latihan Pasca Libur Lebaran

Ini merupakan uji coba pertama Madura FC sejak dirinya ditunjuk menjadi juru taktik tim berjuluk Laskar Jokotole tersebut akhir April 2019 lalu.

Meski Edu menilai kerja sama tim masih menjadi pekerjaan rumah, namun pelatih asal Solo tersebut akui terdapat progres positif dari hasil latihan selama kurang lebih sebulan yang sudah dijalani.

“Kami punya latihan pressing press tiap hari, ini ada pressingnya, karena memang nanti kami dua main di kandang, itu harus main pressing, ini kami praktekin ada,” tambahnya.

Dua laga awal Madura FC di Liga 2 2019, yakni akan jalani laga kandang jamu Bogor FC, Sabtu (22/6/2019), kemudian jamu Persewar Waropen, Kamis (27/6/2019).

Jorge Lorenzo Akui Makin Percaya Diri Hadapi MotoGP 2019 setelah Kunjungi Jepang

Belum Gabung Latihan Persela Lamongan Pasca Libur Lebaran, Kei Hirose Ternyata Sakit di Jepang

Tak hanya kerja sama tim, satu lagi yang diakui Edu menjadi catatan yang akan terus dibenahi di sisa waktu yang ada adalah chemistry pemain.

“Setelah dapat bola, mereka masih bingung, sering salah pengertian, kami belum ada chemistry, belum dapat,” tambah mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

"Saling pengertian, karena kami, bisa dibilang tim baru. Cuma waktu sebulan, sebulan itu juga waktu bulan puasa kemarin, harusnya kami banyak uji coba buat bikin chemistry-nya, tapi ini cuma dapat dua kali uji coba, itupun dapat tim lokal, belum dapat tim selevel," lanjutnya.

Edu tak menampik, sebagai tim yang baru dibentuk, harus banyak melakukan uji coba.

Namun dengan keterbatasan yang ada, dirinya akan menyiasatinya dengan latihan kompleks yang akan dilangsungkan sehari dua kali.

Manfaatkan Perubahan Jadwal Arema FC Vs Persib Bandung, Singo Edan akan Gelar Laga Uji Coba

Kesal Dapat Penalti Saat F1 Kanada 2019, Sebastian Vettel Tak Peduli Lagi Soal Gelar Juara Dunia

“Memang perlu waktu, tapi mau gak mau tanggal 22 kami harus main, jadi kami bikin latihannya komplek training, ada fisik, ada kerja sama, ada taktik,” terang Edu.

“Kami akan lakukan compact training, semua kami gabung, mungkin paginya kami ambil 70 persen di fisik, sorenya kami balik 70 persen taktik,” pungkas pelatih 47 tahun tersebut. (Surya/Khairul Amin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved