Pilpres 2019

Polda Sebut Masyarakat Jatim Punya Imunitas Diri yang Sulit Terpapar Berita Hoaks dan Provokatif

Polda Jatim meyakini masyarakat Jatim tidak mudah terpengaruh dengan ajakan provokatif yang bertujuan melakukan gerakan inskonstitusional.

Polda Sebut Masyarakat Jatim Punya Imunitas Diri yang Sulit Terpapar Berita Hoaks dan Provokatif
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim meyakini masyarakat Jatim tidak mudah terpengaruh dengan ajakan provokatif yang bertujuan melakukan gerakan inskonstitusional.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebut, masyarakat Jatim seakan telah memiliki imunitas diri untuk tidak mudah terpapat informasi yang bersifat propaganda mengenai Pemilu 2019.

"Masyarakat Jawa Timur itu masyarakat imun tidak mudah provokasi tidak mudah melakukan kerusuhan dan tidak mudah untuk termakan yang namanya propaganda," katanya saat ditemui awakmedia di ruangannya, Jumat (14/6/2019).

Forkopimda Jatim Akan Gelar Deklarasi Tolak Rusuh Selama Sidang Gugatan Pemilu MK Bergulir

Perusak Kertas Suara Pemilu di Sidoarjo ini Divonis Hukuman Percobaan

"Oleh karena itu komitmen ini akan dilakukan nanti pada hari Minggu (16/6/2019) secara keseluruhan seluruh masyarakat Jatim," lanjutnya.

Barung menerangkan, sejauh ini kondisi di Jatim, khususnya kawasan Surabaya terpantau kondusif.

Beberapa waktu lalu, pihaknya sempat memperoleh laporan bahwa akan ada sekelompol massa yang akan berdemonstrasi di depan Gedung Grahadi.

Namun, informasi terbaru yang diperolehnya, demonstrasi itu ternyata urung digelar.

"Mereka mau demo di Gedung Grahadi tapi tidak jadi," lugasnya.

"Tapi sampai sekarang yang katanya yg tersebar di medsos mereka akan turun. Tidak ada sama sekali," ucapnya.

Barung menambahkan, sekitar 1200 pasukan gabungan TNI dan Polri sudah ditempatkan di Gedung Grahadi.

Artinya, pihak keamanan akan siap sedia bila terjadi insiden yang tak diinginkan terjadi.

"Langkahnya, ya kami sudah menyiapkan pasukan Polri TNI sekarang sudah standby di Grahadi, di poltabes dan polda. Kalau ada apa-apa di Jatim kami akan bergerak," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved