Ini Citarasa Kopi Lokal 'Coffespeaks' ala Kultur Haus Surabaya, Pakai Metode Manual Brewing Berbeda

Ini Citarasa Kopi Lokal 'Coffespeaks' ala Kultur Haus Surabaya, Pakai Metode Manual Brewing Berbeda.

Ini Citarasa Kopi Lokal 'Coffespeaks' ala Kultur Haus Surabaya, Pakai Metode Manual Brewing Berbeda
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Manual breawing kopi Gayo dengan metode V60 di Kultur Haus Surabaya, Sabtu (15/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kopi tentu memiliki citarasa yang khas setiap jenisnya.

Hal ini yang melatarbelakangi Kultur Haus Surabaya untuk memperkenalkan keunikan kopi lokal lewat 'coffeespeaks' dengan coffee and food pairing.

Tiga specialty coffee yang akan dikombinasikan menggunakan metode manual brewing yang berbeda-beda.

INFO SEHAT HARI INI - 6 Manfaat Kopi Bagi Tubuh, Memperbaiki Daya Ingat hingga Melindungi DNA!

Forkopimda Jatim Akan Gelar Deklarasi Tolak Rusuh Selama Sidang Gugatan Pemilu MK Bergulir

Penjual Kopi di Gresik Nekat Campur Miras kepada Pelanggannya, Menginap di Tahanan

"Manual breawing dilakukan untuk menunjukkan bagaimana kopi memiliki keunikan sendiri-sendiri," ungkap Haris Baehaqi, head bar atau spv Kultur Haus, Sabtu (15/6/2019).

Specialty coffee diantaranya Gayo Abbisinia yang dibuat dengan metode V60, Gung Halu dengan metode Kalita dan Kerinci dengan metode Aeropress.

"Manual brewing dengan metode V60 lebih menonjolkan high exidity (keasaman) dan aroma," tambahnya.

Metode Kalita memiliki peran menyeimbangkan atau balancing, dan metode aeropress berfungsi menebalkan rasa dan mengurangi exidity (asam).

Ketiga kopi yang sudah dilakukan proses manual brewing akan dikombinasi dengan makanan berupa canapes.

Penulis: Mayang Essa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved