Musim Kemarau Buat Lahan Pertanian di Magetan Mengering, Ada 167 Hektar Puso, Kerugian Capai Rp 13 M

Musim Kemarau Buat Lahan Pertanian di Magetan Mengering, Ada 167 Hektar Puso, Kerugian Capai Rp 13 M.

Musim Kemarau Buat Lahan Pertanian di Magetan Mengering, Ada 167 Hektar Puso, Kerugian Capai Rp 13 M
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
ilustrasi lahan padi yang mengering 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Musim kemarau yang mulai terjadi membuat petani di Magetan pusing karena lahan pertanian mengering.

Pemkab Magetan Jatim mengklaim kerugian akibat kekeringan lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 13 Miliar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHP KP) Kabupaten Magetan Edi Suseno mengatakan, lahan petani yang mengalami kekeringan juga meluas.

Lebaran Ketupat, Warga Kampung NU Magetan Bagikan Barisan Ketupat Sepanjang Dua Km Gratis

Musim Kering Datang Lebih Awal, Petani Magetan Merugi Sampai 13 Miliar

Pengamanan Lebaran, Libatkan Satuan Hewan Lanud Iswahjudi Magetan, Jaga Terminal & Stasiun KA

Hingga Rabu (12/6/2019) luas lahan pertanian yang mengalami puso di Magetan mencapai 167 hektar. “Total 167 (hektar) itu dipastikan puso, itu data per pertemuan kemarin dari Provinsi,” ujarnya di ruang kerjanya Jumat (14/06/2019).

Edi Suseno menambahkan, gagal panen akibat kekeringan yang dialami petani di Kabupaten Magetan dikarenakan musim kemaru yang datang lebih awal, yakni pada April.

Sejumlah langkah, kata Edi, antisipasi telah diambil oleh pemerintah daerah.

Di antaranya, sosialisasi untuk mengganti tanaman padi dengan palawija dan anjuran untuk petani mengikuti asuransi lahan pertanian.

Sebelumnya, petani di Desa Terung dan Desa Turi Kabupaten Magetan terpaksa membabat tanaman padi untuk dijadikan pakan ternak karena mulai mengering.

Di dua desa tersebut, lebih dari 20 hektar tanaman padi dipastikan gagal panen karena kekeringan musim kemarau.

“Padinya mulai kering, kita babat buat pakan sapi karena sudah tidak bisa ditolong. Enggak ada hujan sebulan terakhir, kalaupun dapat giliran pengairan sudah enggak tertolong,” ujar Sarju petani Di desa Terung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemkab Magetan Sebut Kerugian Petani akibat Kekeringan Capai Rp 13 Miliar

Editor: Sudarma Adi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved