Pemkot Kediri Undang Puluhan Lurah, Beri Sosialisasi Perwali Terkait Pedoman Pemberdayaan Rakyat

Pemkot Kediri Undang Puluhan Lurah, Beri Sosialisasi Perwali Terkait Pedoman Pemberdayaan Rakyat.

Pemkot Kediri Undang Puluhan Lurah, Beri Sosialisasi Perwali Terkait Pedoman Pemberdayaan Rakyat
SURYA/DIDIK MASHUDI
Lurah dan anggota LPMK se Kota Kediri mengikuti sosialisasi Perwali terkait pedoman dana pemberdayaan masyarakat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Jumat (14/6/2019) malam 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri melakukan sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Kediri Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.

Sosialisasi di Ruang Joyoboyo diikuti Lurah dan seluruh LPMK di Kota Kediri, Jumat (14/6/2019) malam.

Gantikan Nasal Mustofa yang Mengundurkan Diri, Persik Kediri Tunjuk Pelatih Baru Budiardjo Thalib

Lakukan Razia Kamar Kos, Satpol PP Kota Kediri Amankan Pasangan Bukan Suami Istri dalam Kamar

Kakek Sebatang Kara Ini Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kediri, Kondisi Perutnya Membesar

Sosialisasi Perwali ini menindaklanjuti Permendagri No 130/2018 tentang Kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan arahan terkait dengan peruntukan dana kelurahan agar memberikan dampak yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Kediri.

Peruntukan dana kelurahan ini untuk meningkatkan dan menggerakkan peran serta masyarakat dalam peningkatan potensi masyarakat.

Sesuai dengan konsep pembangunan di Kota Kediri yaitu membangun bersama masyarakat.

Wali Kota menegaskan, pembangunan yang ada di Kota Kediri terwujud dengan baik dan Kota Kediri semakin berkembang karena membangunnya bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya selalu menegaskan di acara Kopi Tahu pentingnya kita duduk bersama atau diskusi mengembangkan pemikiran antara masyarakat dan Pemerintah Kota Kediri. Harus selalu bersinergi dan kompak baik lurah, LPMK maupun masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskan, pembangunan di Kota Kediri sudah merata, yang dibangun tidak hanya di tengah kota saja, melainkan di seluruh wilayah Kota Kediri seperti kampung-kampung juga dibenahi.

Diungkapkan Walikota, dana kelurahan ini berbeda dengan dana Prodamas, dana kelurahan ini bisa digunakan untuk membiayai pelayanan sosial yang berdampak langsung pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat seperti pembuatan drainase, penerangan lingkungan, posyandu, PAUD, alat pemadam kebakaran dan sebagainya.

Selain itu, juga bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri seperti pelatihan kader kesehatan, penyelenggaraan pelatihan usaha, penyediaan layanan informasi tentang bencana, kegiatan pengelolaan kententraman, ketertiban umum, linmas, dan sebagainya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kepala DPPKAD Bagus Alit, Kepala Bagian Hukum Yoyok Susetyo dan Kepala Bagian Pemerintahan Paulus Luhur.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved