Penyidik Kejati Jatim Kini Telusuri Jumlah Aset YKP

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kini telusuri aset dari Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT. YEKAPE.

Penyidik Kejati Jatim Kini Telusuri Jumlah Aset YKP
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Petugas dari Kejati Jatim lakukan penggeledahan di Kantor YKP di Jl Sedap Malam Surabaya, Selasa, (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kini telusuri aset dari Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT. YEKAPE.

Satu diantaranya yakni perumahan yang sudah berdiri di sejumlah wilayah di Surabaya. Saat didirikan 1954, YKP memiliki 3.480 persil sebagai modal awal.

Aset yang dimiliki YKP mencapai triliunan, dan kini penyidik Kejati Jatim masih mengauditnya. Aset itu berupa tanah dan bangunan maupun uang nasabah yang tersimpan di dalam rekening.

"Dulu itu perumahan PNS. Yang jelas nilainya triliunan, kami masih menelusuri aset dari pembentukan awal setoran berapa, suntikan berapa dari pemkot dan fasilitas modal awal," kata Kepala Kejati Jatim, Sunarta.

Menurutnya, penelusuran jumlah aset ini bagian dari pencarian bukti-bukti pengalihan aset Pemkot Surabaya tersebut.

"Kami masih mencari perbuatan melawan hukumnya. Bukti permulaan sudah ada untuk menentukan pelakunya," ungkapnya.

Kejati Jatim Blokir 7 Rekening Bank Atas Kasus Mega Korupsi Triliunan oleh YKP & PT YEKAPE Surabaya

Tangkap Pelaku Curanmor di Mojokerto, Polisi Temukan Narkoba dan Alat Isap Sabu

Persebaya Ditahan Imbang PSID Jombang, Djanur Akui Lini Depan Masih Jadi Masalah

Selain itu, penyidik sejauh ini mengklaim sudah memeriksa 20 saksi. Salah satunya, Kepala Inspektorat Pemkot Surabaya Sigit Budiharto yang sudah diperiksa Jumat (14/6/2019) kemarin.

Sementara itu, pengacara YKP, Sumarso menyatakan kalau dari dulu YKP bukan bagian dari aset pemkot. YKP menurutnya dahulu hanya menginduk saja ke pemkot. Tapi, bukan bagian dari pemkot.

"Selama ini juga tidak pernah tercatat sebagai aset pemkot. Kok tiba-tiba belakangan diklaim sebagai aset pemkot. Dasarnya apa?" ujar Sumarso.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved