Tak Disebut di MK, KPU Lamongan Siap Tancap Gas

Sehari usai dilantik oleh KPU pusat, KPUD Lamongan langsung tancap gas untuk bekerja.

Tak Disebut di MK, KPU Lamongan Siap Tancap Gas
surya/han
KPU Lamongan pleno 

 TRIBUNJATIM.COM,LAMONGAN - Sehari usai dilantik oleh KPU pusat, KPUD Lamongan langsung tancap gas untuk bekerja.

Tugas pertama setelah dilantik dan membentuk divisi adalah persiapan menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Meski Lamongan tidak disebut dalam materi gugatan di MK, tapi kami tetap persiapan untuk menghadapi hal itu," kata ketua KPUD Lamongan yang baru dilantik, Mahrus Ali pada wartawan, Sabtu(14/6/2019).

Dikatakan Mahrus, usai dilantik oleh KPU pusat, ke 5 anggota KPUD Lamongan langsung tancap gas bekerja dengan langkah pertama adalah pembentukan beberapa divisi yang akan bekerja selama 5 tahun ke depan.

"Setelah pembekalan, kami langsung menggelar rapat pleno pembentukan divisi dan wilayah kerja," katanya.

Selain itu, lanjut Mahrus, ke 6 anggota terpilih KPUD Lamongan juga langsung bekerja untuk persiapan pengajuan nama calon anggota legeslatif terpilih di DPRD kabupaten yang tidak ada sengkata.

Baim Wong Kaget Sampai Terdiam Dengar Cerita Kebiasaan Aneh Paula Verhoeven saat Masih Kecil: Horor!

Cerita Ketua PW Muhammadiyah Jatim Hilang Dompet, Gegara Niat Beri Uang ke Dosennya Selalu Tertunda

Intip Potret Rafi Akbar, Putra Adjie Pangestu dan Annisa Trihapsari yang Punya Hobi Fotografi!

"Karena tidak disebut dalam gugatan MK, kami hanya persiapan saja. Untuk daerah yang ada gugatan, divisi hukum akan diminta hadir ke Jakarta waktu sidang MK," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Untuk diketahui, 5 anggota KPUD Lamongan yang baru pada Kamis lalu (13/6/2019) telah dilantik oleh KPU pusat. Dari 5 anggota KPUD Lamongan ini, 2 diantaranya adalah muka lama dan 3 diantaranya adalah anggota baru.

Dua anggota lama KPUD Lamongan yang dilantik lagi itu adalah Siswanto dan Dewi Maslahatul Ummah sementara 3 anggota baru adalah Mahrus Ali, M Shohib dan Khoirul Anam.

Ke 5 anggota KPUD ini dibagi menjadi beberapa divisi kerja diantara adalah divisi Keuangan dan Logistik yang berada ditangan Mahrus Ali, divisi teknis dan Penyelenggaraan berada didalam wewenang M Shohib, divisi data dan informasi ditangani Dewi Maslahatul Ummah, divisi hukum dan pengawasan dibawah kendali Siswanto dan divisi SDM dan Parmas ditangani oleh Khoirul Anam.

"Dari ke 5 Anggota KPUD ini, akan bertugas sesuai divisi dan wilayah kerja masing-masing," ungkapnya.(Hanif Manshuri/Tribunajatim)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved