Deklarasi Tolak Kerusuhan, Gubernur Khofifah Tak Ingin Indonesia Bernasib Seperti Negara Konflik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau untuk tidak meremehkan adanya kerusuhan. Hal ini berkaca pada negara yang tengah terlibat konflik.

Deklarasi Tolak Kerusuhan, Gubernur Khofifah Tak Ingin Indonesia Bernasib Seperti Negara Konflik
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa setelah senam bersama di depan monumen Tugu Polisi Istimewa, Surabaya, Minggu (16/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau untuk tidak meremehkan adanya kerusuhan.

Bila berkaca dari beberapa negara yang tengah terlibat konflik, lanjut Khofifah, ternyata berawal dari adanya pembiaran dari para pemangku kebijakan terhadap konflik-konflik skala kecil.

"Saya kira kita banyak belajar bagaimana konflik berkepanjangan itu antara lain berawal dari kerusuhan yang menjadi konflik sosial dan politik," katanya disela deklarasi Tolak Rusuh di Monumen Tugu Polisi Istimewa, Minggu (16/6/2019).

SPP SMA/SMKN se-Jawa Timur Gratis, Khofifah-Emil Tunaikan Janji Kampanye Jadi First Impression Baik

Gubernur Khofifah Minta Influencer dan Youtuber Dilibatkan Dalam Promosi Preventif Kesehatan

Khofifah mengapresiasi agenda deklarasi tolak kerusuhan yang diinisasi aparat keamanan Kepolisian Daerah Jatim.

Karena, Khofifah tidak ingin Indonesia bernasib seperti negara-negara konflik itu.

"Belajar dari pengalaman dari konflik sosial berkepanjangan di banyak negara itu mari kita jaga indonesia," katanya.

"Mari kita jaga kerukunan mari kita jaga persatuan, menjaga keutuhan maka artinya kita tidak setuju adanya kerusuhan dari sekecil apapun," lanjutnya.

Khofifah juga mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak bereaksi berlebihan selama proses hukum sidang permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) berlangsung.

"Proses demokrasi adalah ruang yang dibuka oleh konstitusi kita, demokrasi disampaikan dengan cara yg santun, proporsional dengan menjaga hak-hak dari elemen yang lain," tandasnya.

Warga Desa Gintangan Banyuwangi Sajikan Parade Kostum Buat Promosikan Bambu, Lihat Tampilannya!

Pemkab Jember Gelar Parade Pegon Watu Ulo 2019, Bakal Ada Arak-arakan hingga Festival Bakar Ikan

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved