Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, Masuki Laut Indonesia Secara Ilegal

Sebuah kapal berbendera Malaysia ditangkap kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEEI) Selamat Malaka, p

Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, Masuki Laut Indonesia Secara Ilegal
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memimpin penenggelaman 33 kapal asing pencuri ikan di perairan Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (29/10/2017). Di sela-sela kunjungan kerja dan memimpin penenggelaman kapal di Natuna, Menteri Susi melakukan piknik mendadak di Pantai Sindu, salah satu pantai berbatu raksasa di Pulau Ranai. 

 TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Sebuah kapal berbendera Malaysia ditangkap kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEEI) Selamat Malaka, pada Sabtu (15/6/2019).

Dari keterangan yang diterima Tribun, Kapal Perikanan Asing (KIA) tersebut memasuki Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia atau WP-NRI.

Selain itu, kapal menggunakan alat tangkap trawl yang dilarang Pemerintah Indonesia.

Penangkapan dilakukan oleh KP. Hiu 12 yang dinakhodai Capt. Novry Sangiang pada sekitar pukul 06.30 WIB terhadap KM. KHF 1786.

"Kapal ikan Malaysia yang ditangkap dinakhodai oleh warga negara Thailand dengan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 4 (empat) orang berkewarganegaraan Myanmar," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman.

Selanjutnya, kapal dan seluruh awak kapal dibawa ke Pangkalan PSDKP Lampulo Aceh dan akan dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

VIDEO Detik-detik 2 Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap KKP di Natuna, Bakal Didenda Rp 20 M

Ada Keterlibatan Petugas dalam Plesiran Setnov? Ini Tanggapan Pejabat Kemenkumham

Permintaan Habibie saat Jadi Presiden Ingin Bertemu Soeharto Ditolak, Akhirnya Alasan Kini Terkuak

Kegiatan kapal asing tersebut, diduga melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Penangkapan tersebut menambah jumlah KIA yang berhasil ditangkap KKP sejak Januari hingga Juni 2019 menjadi total 33 KIA, yang terdiri dari 15 kapal Vietnam, 15 kapal Malaysia, dan 3 kapal Filipina.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Masuk ke Perairan Indonesia, Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/06/16/masuk-ke-perairan-indonesia-kapal-berbendera-malaysia-ditangkap.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved