Akademi Komunitas Negeri Polinema Bojonegoro Terancam Tutup, Ini Penyebabnya

Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro atau Program Studi Di luar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Malang di Bojonegoro terancam tutup.

Akademi Komunitas Negeri Polinema Bojonegoro Terancam Tutup, Ini Penyebabnya
Istimewa
Kunjungan Pejabat Polinema dalam rangka Persiapan Koordinasi Pengajuan PSDKU April 2019 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro atau Program Studi Di luar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Malang di Bojonegoro terancam tutup.

Kemenristek Dikti Melalui Sidang DPR RI menyatakan, di tahun 2020 Akademi Komunitas Negeri (AKN) dengan program D2 nya di sejumlah wilayah penyelenggara di Indonesia akan mulai dihentikan.

Selanjutnya pemerintah daerah Bojonegoro bersama Perguruan Tinggi pembina dalam hal ini Politeknik Negeri Malang, dapat mengajukan ke Kemenristek Dikti untuk Menjadi PSDKU (Program Studi Diluar Kampus Utama) dengan jenjang yang lebih tinggi yaitu D3/D4.

Sehingga jenjang yang sebelumnya AKN D2 akan menjadi D3/D4 dengan berganti menjadi PSDKU Politeknik Negeri Malang di Kabupaten Bojonegoro Rintisan Politeknik Negeri Bojonegoro.

(Dies Natalis Polinema Malang, Perlu Transformasi Pendidikan Tinggi Di Akuntansi)

Ketua PPD Polinema di Bojonegoro, Yudi Pramono mengatakan, kampus AKN bisa terancam tutup dengan sejumlah hal. 

Satu di antaranya ialah proses pengajuan menjadi PSDKU D3/D4 harus dari pemda dan poltek pembina, sampai sekarang belum direspon Bupati.

Sharing hibah tanah dan fisik harusnya diberikan ke Dikti oleh pemerintah daerah untuk dilanjutkan pembangunannya.

Sementara yang ada yaitu gedung Diklat yang berada Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

"Kalau izin kita Kepmendikbud 161/P/2012, tapi masih menginduk ke Polinema (PDD)," kata Ketua PPD Polinema di Bojonegoro, Yudi Pramono.

"Untuk menjadi kampus/Satker mandiri syaratnya harus ada sharing Hibah tanah dan sebagian fisik ke Dikti dari pemerintah daerah. Tanah dan bangunan sudah siap, tapi belum diserahkan ke dikti oleh Bupati," Ujarnya dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).

(Pakai Sistem World Class University, ITS Siap Fasilitasi Pertukaran Mahasiswa ke Kampus Luar Negeri)

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved