Jalan Poros Desa Tampojung Gua di Pamekasan Rusak Parah, Warga: Ini Sudah Bertahun-tahun

Warga Desa Tampojung Gua, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan belum bisa menikmati infrastruktur jalan yang bagus selama bertahun-tahun.

Jalan Poros Desa Tampojung Gua di Pamekasan Rusak Parah, Warga: Ini Sudah Bertahun-tahun
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Pedagang asongan kesulitan melewati akses jalan di Desa Tampojung Gua, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Warga Desa Tampojung Gua, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan belum bisa menikmati infrastruktur jalan yang bagus selama bertahun-tahun.

Terutama di jalan poros desa, banyak bagian yang berlubang, bahkan masih tampak belum diaspal.

Padahal jalan tersebut merupakan jalan akses desa satunya-satunya yang sering dilalui kenderaan roda dua dan roda empat.

Pantauan TribunMadura.com di lokasi, jalan rusak tidak hanya meliputi di Desa Tampojung Gua saja, melainkan desa di sekelilingnya juga mengalami hal sama. Seperti di Desa Tampojung Pregi, Tenggina, dan Tengah.

(Pemkot Malang Kerja Keras Tambal Jalan Rusak, Sofyan Edi Jarwoko Minta Masyarakat Bersabar)

Berdasar pengakuan warga, jalan tersebut sudah bertahun-tahun rusak namun tidak ada perbaikan.

Saad (50) warga desa setempat mengatakan, jalan rusak banyak mengancam keselamatan pengendara. Bila ridak berhati-hati, pengendara berpotensi jatuh.

"Jalannya sudah lama rusak, namun tidak diperbaiki. Pengendara harus hati-hati yang melintas di jalan ini," kata Saad saat ditemui beberapa awak media.

Saad menerangkan, pihak desa sudah mengajukan permohonan perbaikan, namun hingga kini belum juga direspon.

Hal senada disampaikan Fathor Rosyid pedagang asongan yang sering melintas di jalan tersebut.

Dia sering kehilangan barang dagangannya lantaran sepeda motor yang dia bawa kerap tak stabil ketika melewati jalanan di sini.

"Ya harapan kami, sesegera mungkin, pemerintah mengambil sikap untuk memperbaiki," harapnya.

(Jadi Penyebab Banjir dan Jalan Rusak, Drainase Air di Arjowinangun Kota Malang Mulai Dinormalisasi)

Fathor Rosyid mengaku, beberapa waktu lalu ada masyarakat saat ingin melintas di jalan tersebut terjatuh hingga membuat kakinya lecet.

"Kalau boncengan itu perlu turun. Karena jalannya rusak parah, berlubang apalagi menanjak," pungkasnya.

(Pemkot Malang Kerja Keras Tambal Jalan Rusak, Sofyan Edi Jarwoko Minta Masyarakat Bersabar)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved