Kantor Lama Bupati Akan Dipakai Layanan Kemiskinan, Mas Ipin Enjoy Ngantor di Taman Pendopo

Bupati Trenggalek M Nur Arifin berjalan menuju Pendopo Kabupaten usai memimpin upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2019, Senin (17/6/2019).

Kantor Lama Bupati Akan Dipakai Layanan Kemiskinan, Mas Ipin Enjoy Ngantor di Taman Pendopo
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Bupati Trenggalek M Nur Arifin menandatangani berkas kerjanya di taman pendopo, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek M Nur Arifin berjalan menuju Pendopo Kabupaten usai memimpin upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2019, Senin (17/6/2019).

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu tampak terburu-buru. Ia harus menandatangani setumpuk berkas sebelum bergegas ke Kecamatan Munjungan untuk menghadiri sebuah acara.

"Saya sekarang kalau kerja suka di sini," kata Mas Ipin, ketika sampai di meja dan kursi taman pendopo.

Taman itu baru usai dibenahi beberapa waktu lalu. Beberapa macam tanaman hijau tergantung di dinding yang mengelilingi taman. Di bagian bawah, rumput-rumput memenuhi area yang terisi tanah.

Mas Ipin sebenarnya memiliki kantor kerja yang bisa dipakai. Lokasinya berada di sisi selatan pendopo. Dulu, bangunan itu juga yang menjadi kantor kerja bupati Trenggalek sebelumnya, Emil Elestianto Dardak.

"Ruang itu sekarang akan saya pakai untuk layanan kemiskinan dan command center. Jadi saya kalau kerja di sini dulu," ujarnya.

17 Tahun Pacaran, Jerry Yan Tao Ming Tse Ditinggal Menikah Lin Chi-ling, Fans sampai Sedih

Fani Pemenang MasterChef Indonesia Season 5, Grand Final Diwarnai Drama Blender dan Kritik Para Juri

Sebabkan Tiga Pembalap Terjatuh saat MotoGP Catalunya 2019, Jorge Lorenzo Minta Maaf

Digantikannya fungsi kantor bupati menjadi tempat pelayanan itu bukan tanpa alasan. Menurut dia, lokasi kantor tersebut strategis untuk dijangkau masyarakat. Lokasinya gampang dilihat dari depan pendopo. Jadi, masyarakat yang ingin satang untuk mendapat layanan soal kemiskinan, bisa langsung mengaksesnya.

"Kalau untuk tempat kerja saya kan bisa di mana saja. Di sini juga oke-oke saja," selorohnya.

Pagi itu, Mas Ipin tengah menandatangani beberapa berkas. Antara lain, berkas pembentukan tim pembina kabupaten sehat, tim pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dan lokasi dan alokasi hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek.

Ada juga berkas pembentukan forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak.

"Di dalam berkas ini ada Pokja Pemberdayaan Perempaun, Perlindungan Anak, serta Disabilatas dan Kelompok Rentan," kata Mas Ipin, sembari menujukkan salah satu berkas yang tengah ia tandatangani.

Masalah perempuan, disabiltas, dan kelompok rentan memang menjadi salah satu fokus Pemkab Trenggalek. Pada tahun ini, akan diresmikan juga sekolah atau tempat kursus bagi mereka. Khususnya yang tak mampu mengakses pendidikan formal.

Mas Ipin bilang, taman pendopo tempat kerjanya itu selaras dengan peringatan Hari Peringatan Lingkungan Hidup.

"Kerja di sini sebenarnya malah enak. Udaranya sejuk langsung dari luar. Pemandangannya juga hijau-hijau," ucapnya. (aflahul abidin/Tribunjatim)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved