Kapal Rombongan Santri Tenggelam di Perairan Laut Gili Iyang, 2 Tewas, 29 Selamat, Sisanya Hilang

Sebuah kapal kayu, Amin Jaya, berpenumpang 40 orang, yang berlayar dari perairan Pulau Gua-Gua, Kecamatan Raas, Sumenep tenggelam.

Kapal Rombongan Santri Tenggelam di Perairan Laut Gili Iyang, 2 Tewas, 29 Selamat, Sisanya Hilang
SURYA/MOH RIVAI
Penumpang kapal Amin Jaya yang selamat. 

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Sebuah kapal kayu, Amin Jaya, berpenumpang 40 orang, yang berlayar dari perairan Pulau Gua-Gua, Kecamatan Raas, Sumenep dengan tujuan hendak ke pelabuhan Kalianget, Sumenep, tenggelam di perairan timur laut, pulau Gili Iyang, Sumenep, Senin (17/6/2019), sekitar pukul 16.00.

Akibat tenggelamnya kapal kayu Amin Jaya, dari 40 penumpang, dua penumpang ditemukan dalam keadaan meninggal yakni, Zahra (28) dan Hanisah (30).

Sementara sebanyak 11 orang dinyatakan hilang, termasuk Arim, selaku nahkoda kapal, juga belum ditemukan dan masih dalam proses pencairan.

Ada Kapal Baru, Manajemen KM Express Bahari Protes Jadwal Berlayar Rute Gresik Bawean

Kapal Perang Ini Akan Jadi Ikon Destinasi Museum Maritim di Kenjeran Surabaya, Ada Resto dan Cafe

Sedang sebanyak 29 orang penumpang dinyatakan selamat dan mereka untuk sementara dievakuasi ke Kecamatan Dungkek.

Namun penumpang yang selamat dalam keadaan luka, dirawat di Puskesmas Dungkek.

Begitu pula kedua korban yang meninggal masih disemayamkan di Puskesmas Dungkek.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kapal kayu Amin Jaya, dengan gross tonnage (GT) 3 dan kru 2 orang, dari pelabuhan Pulau Gua-Gua, dengan membawa sebanyak 40 orang, berangkat sekitar pukul 13.00. 

Namun saat melintas di perairan Pulau Gili Iyang, laju kapal kayu itu mulai tidak stabil karena beberapa kali dihempas ombak besar.

Namun saat itu masih tetap bertahan, hanya saja sudah terombang-ambing di tengah lautan.

Kapal Express Bahari 1C Disiapkan untuk Balik Mudik Gratis, 400 Orang Geruduk Pelabuhan Batu Guluk

Masyarakat Kepulauan di Jatim Bakal Peroleh Akses Layanan Kesehatan dari Kapal Rumah Sakit 

Tetapi berselang tidak lama, ombak disertai gelombang besar kembali menghantam kapal kayu dan  tenggelam.

Halaman
1234
Penulis: Moh Rivai
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved