KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep Karena Dihantam Ombak 2 Kali, Ini Kisah Penumpang Selamat

KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep Karena Dihantam Ombak 2 Kali, Ini Kisah Penumpang Selamat.

KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep Karena Dihantam Ombak 2 Kali, Ini Kisah Penumpang Selamat
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Suasana warga di Puskesmas dan pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Perahu kapal KM Arim Jaya alias perahu kayu yang tenggelam di sekitar perairan pulau Giliyang Sumenep, dan memuat 42 orang penumpang itu tenggelam setelah dihantam ombak sebanyak dua kali.

Perahu kapal itu dengan memuat sejumlah puluhan penumpang dari pulau Gua - Gua, Kecamatan/Pulau Raas menuju pelabuhan Kalianget Sumenep awalnya kondisi cuaca masih kondusif.

Basarnas Dibantu BPBD & Polairud Cari Penumpang KM Arim Jaya yang Hilang di Perairan Sumenep

Bawa 42 Penumpang ke Kalianget, KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep, 2 Tewas & 10 Hilang

Kapal Rombongan Santri Tenggelam di Perairan Laut Gili Iyang, 2 Tewas, 29 Selamat, Sisanya Hilang

"Awal berangkat kondisi cuaca biasa, namun setelah ditengah perjalanan tiba - tiba ombak datang. Waktu gelombang menghantam pertama kali kondisi kapal sudah miring, tapi tidak terbalik. Setelah gelombang menghantam kedua kalinya kapal langsung terbalik, dan posisi perahu sudah di sekitar perairan pulau Giliyang," kata Ahmadiyansyah, salah satu korban penumpang yang selamat.

Menurutnya, puluhan penumpang itu ada sebagian yang mau balik merantau ke Kalimantan dan Jakarta.

"Arus balik, saya bersama keluarga dan kebanyakan menuju ke Jakarta," ngakunya.

Sementara aparat kepolisian telah berkoordinasi dengan tim Basarnas Surabaya, dan malam ini akan tiba di TKP.

"Koordinasi dengan Basarnas Surabaya sudah kami lakukan, dan kemungkinan secepatnya menuju ke perairan Sumenep pulau Giliyang Dungkek," kata Kasatpolair Polres Sumenep, AKP Ludwi Yarsa P.

Untuk diketahui, perahu kapal KM Arim Jaya dengan memuat 42 orang penumpang dari pulau Gua - Gua, Kecamatan/Pulau Raas itu menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep tenggelam bersama penumpang di sekitar perairan pulau Giliyang.

Akibatnya, dua orang penumpang tewas diantaranya bernama Zahra, (28) dan Hanisah, (30) dan sementara sembilan orang belum ditemukan.

Untuk 29 orang penumpang yang selamat, dan sebagian sudah di evakuasi di Puskesmas Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep diantaranya;

1.ABK an.Marwi 50 th
2.Basri 40 th
3.Ulum 35 th
4.Taufik 35 th
5.Heriyansah 28
6.Rahman 28 th
7.Rahman 40 th
8.Salehan 36 th
9.Aditia P 9 bln
10.Abd.Saad 35 th
11.Ach.Hariadi 20 th
12.Rauda(pr)28 th
13.Iqbal 17 th
14.Jainudin 39 th
15.Madiansah 30 th
16.Atnawi 60 th
17.Busadin 30 th
18.Rodi 45 th
19.Sirtu 40 th
20.Dini Aminarti 14 th
21.Sandriansah 17 th
22.Nuriansah 17
23.Nurasia(pr) 27
24.M.Lutfi Hakim 1 th
25.A.Saifullah30 th
26.Ahmad 8 th
27.Pardi 12 th
28.Sifa nursiyami(pr) 9 th
29.Gina Safira 7 th

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved