Mutasi ASN di Kabupaten Malang Dipertanyakan, Plt Bupati Klaim Sudah Kantongi Izin dari Kemendagri

Plt Bupati Malang, M Sanusi sempat dinilai DPRD belum punya hak melakukan mutasi pada 248 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkaberintah

Mutasi ASN di Kabupaten Malang Dipertanyakan, Plt Bupati Klaim Sudah Kantongi Izin dari Kemendagri
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Plt Bupati Malang, M Sanusi, Jumat (15/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEPANJEN - Plt Bupati Malang M Sanusi sempat sempat jadi bahan pembicaraan DPRD.

M Sanusi dinilai belum punya hak untuk melakukan mutasi pada  248 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, pada 31 Mei lalu.

Menanggapi hal ini, M Sanusi menegaskan dirinya sudah menerima surat izin tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Sudah turun. Persis dari itu, izin Kemendagri," terang Sanusi ketika dikonfirmasi di Ruang Anusapati Pemkab Malang, Senin (17/6/2019).

(Masih Jadi Plt Bupati Malang, M Sanusi Disebut Tak Boleh Gelar Mutasi, Inspektorat: Bukan Masalah)

Sanusi menambahkan, seiring dengan turunnya izin dari Kemendagri tersebut tak akan mempengaruhi keputusan mutasi ASN.

M Sanusi menerangkan, Kemendagri sempat menolak karena masih pada tahap proses.

Menurut Sanusi, setelah ia resmi memutasi dan memunculkan anggapan mutasi ilegal, Kemendagri  akhirnya merevisi dan menyetujuinya.

Klaim sudah diturunkannya surat izin dari Kemendagri memastikan Surat Keputusan (SK) mutasi jabatan 248 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungkan Pemkab Malang, tak akan dibatalkan.

"Ditolak kan pertama dan berproses. Jadi kalau administrasi itu kan bisa. Plt saya turun 6 Mei tapi berlaku mulai 2 Februari," klaim Sanusi.

Sanusi menambahkan, pihak yang berhak membatalkan SK mutasi tersebut adalah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ia berpendapat selama tak ada pembatalan dari PTUN, mutasi akan tetap berjalan.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved