Polisi Sebut KM Arim Jaya yang Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan, Hanya Bisa 30 Tapi Muat 52 Orang

Polisi Sebut KM Arim Jaya yang Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan, Hanya Bisa Untuk 30 Orang Tapi Muat 52 Orang.

Polisi Sebut KM Arim Jaya yang Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan, Hanya Bisa 30 Tapi Muat 52 Orang
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Suasana warga di Puskesmas dan pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KM Arim Jaya yang terbalik dan tenggelam di perairan Sumenep, Madura, pukul 14.30 WIB diduga karena kelebihan muatan.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, kapal motor tersebut tergolong kapal tradisional.

Umumnya, hanya mampu memuat tak lebih dari 30 orang penumpang.

KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep Karena Dihantam Ombak 2 Kali, Ini Kisah Penumpang Selamat

Basarnas Dibantu BPBD & Polairud Cari Penumpang KM Arim Jaya yang Hilang di Perairan Sumenep

Bawa 42 Penumpang ke Kalianget, KM Arim Jaya Tenggelam di Perairan Sumenep, 2 Tewas & 10 Hilang

"Kapal tradisional ini muatan normalnya sekitar 30 orang penumpang," jelas Barung dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunJatim.com, Senin (17/6/2019).

Namun berdasarkan data yang dihimpun dari personelnya di lokasi, kapal tersebut ternyata memuat 52 orang penumpang.

Artinya, kapal tersebut kelebihan 22 orang penumpang.

"Sehingga diduga kelebihan muatan sekitar 22 orang," lanjutnya.

Barung menerangkan, karakteristik spesifikasi kapal motor tersebut.

Selain masuk dalam kategori kapal motor tradisional.

Kapal tersebut merupakan jenis kapal dengan muatan enam gross ton (GT), dengan panjang sekitar 10 meter.

"Kapal tradisional ini jenis japam dengan muatan 6 GT, lalu panjangnya 10 meter," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved