Rem Blong, Mobil Pikap Angkut Jemaah Pengajian di Jember Masuk Jurang Sedalam 4 Meter, 1 Orang Tewas

Rem Blong, Mobil Pikap Angkut Jemaah Pengajian di Jember Masuk Jurang Sedalam 4 Meter, 1 Orang Tewas.

Rem Blong, Mobil Pikap Angkut Jemaah Pengajian di Jember Masuk Jurang Sedalam 4 Meter, 1 Orang Tewas
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
mobil bak terbuka terguling ke sungai di Sukorambi jember. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Natanael mengimbau masyarakat supaya tidak menggunakan mobil bak terbuka sebagai pengangkut orang.

Imbauan ini menyusul terjadinya kecelakaan sebuah mobil pikap di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi, Minggu (16/6/2019).

"Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak memakai mobil bak terbuka. Juga kepada siapapun mengangkut orang memakai bak terbuka karena itu memang bukan untuk peruntukannya.

Layanan Pengurusan SKCK Polres Jember Diserbu Ratusan Warga Pasca Lebaran, Mayoritas Pencari Kerja

Ini Lima Wajah Komisioner Baru di KPU Jember, Ada Dua Wajah Lama

Pemkab Jember Gelar Parade Pegon Watu Ulo 2019, Bakal Ada Arak-arakan hingga Festival Bakar Ikan

Beberapa kami temui oleh jemaah pengajian yang memakai mobil bak terbuka. Kami sarankan kepada tokoh agama di pengajian itu untuk menyarankan jemaahnya supaya tidak naik mobil bak terbuka, ini demi keamanan mereka sendiri," ujar Edwin kepada Surya, Senin (17/6/2019).

Apalagi baru saja terjadi kecelakaan mobil bak terbuka yang sampai merenggut nyawa satu orang di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi, Minggu (16/6/2019).

Mobil bak terbuka atau pikap itu disopiri oleh M Fauzi (45) warga Dusun Gendir Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi, Jember.

Mobil itu mengangkut sembilan orang, dari arah Terminal Tawangalun, Jember hendak pulang ke permukiman mereka di Padukuhan Karanganyar Dusun Gendir Desa Klungkung, Sukorambi, Jember.

Mobil bak terbuka itu mengalami kerusakan di rem. "Remnya tidak berfungsi atau blong," ujar Edwin.

Kecelakaan itu terjadi di Jembatan Padukuhan Karanganyar Dusun Gendir, atau di jalan dusun menuju permukiman para pengguna mobil bak terbuka itu.

Sesampainya di jembatan itu, mobil bak terbuka harus melewati jalan menanjak dan menurun. Karena rem blong, laju kendaraan tidak bisa dikendalikan sehingga mobil bak terbuka terguling dan masuk ke sungai sedalam 4 meter.

Akibat peristiwa itu, satu orang meninggal dunia dan sejumlah orang luka berat serta luka ringan.

Satu orang penumpang mobil bak terbuka bernama Ny Liyasun, meninggal dunia dalam perawatan di RSD dr Soebandi Jember. Sedangkan Bu Torima mengalami luka berat dan dirawat di RSD dr Soebandi Jember.

"Lainnya luka rungan dan sudah boleh pulang. Kami masih lakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Sementara ini kecelakaan terjadi karena kondisi kendaraan memenuhi unsur keselamatan, ada kendala di pengereman yang tidak kuat.

Namun lepas dari itu semua, memang seharusnya mobil bak terbuka tidak untuk mengangkut orang, namun hanya mengangkut material atau barang," tegas Edwin.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved