Sambut Musim Kemarau, Warga Pamekasan Mulai Tanam Tembakau, Tahun Lalu Untung Banyak

Peralihan dari musim penghujan ke kemarau, disambut gembira oleh petani tembakau di Kabupaten Pamekasan.

Sambut Musim Kemarau, Warga Pamekasan Mulai Tanam Tembakau, Tahun Lalu Untung Banyak
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Suasana saat sejumlah petani tembakau di Desa Gro'om, Kecamatan Proposal, Kabupaten Pamekasan menanam bibit tembakau, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Peralihan dari musim penghujan ke kemarau, disambut gembira oleh petani di Kabupaten Pamekasan.

Para petani di Desa Gro'om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan sudah memulai menanam tembakau di lahan sawahnya.

Seorang warga bernama Adi menyebut, sebagian besar sawah di daerahnya adalah lahan tadah hujan. Sehingga ketika kemarau tanaman andalan yang dipilih petani adalah tembakau.

"Kalau memasuki musim kemarau, rata-rata warga di sini menanam tembakau. Biasanya ada juga yang menanam jagung. Tapi jarang," katanya saat ditemui TribunMadura.com di sawahnya, Senin (17/6/2019).

(Mulai Musim Tanam, Petani di Sumenep Keluhkan Mahalnya Harga Bibit Tembakau)

Adi mengaku, lahan kering memang cocok untuk ditanami tembakau. Tanaman tembakau memang hanya membutuhkan sedikit air dan mudah subur di lahan kering.

Seorang warga bernama Nirah menambahkan, tanaman tembakau masih jadi pilihan para petani di Pamekasan.

Tahun lalu harga jual tembakau tergolong tinggi, oleh karena itu dirinya mencoba keberuntungan lagi dengan menanam bahan dasar rokok tersebut.

"Bismillah, namanya juga petani. Siapa tahu tahun ini harga tembakau mahal. Kadang ya untung, kadang pernah saya rugi. Begitulah," harapnya mengakhiri.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Dorong Kembangkan Riset & Teknologi Industri Tembakau, Sampoerna & Kemenristekdikti Perkuat Inovasi)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved