Tanggapi Mutasi ASN di Kab Malang yang Diduga Ilegal, Pemprov Jatim: Tak Perlu Dibatalkan

Plt Asisten I Setdaprov Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo angkat bicara terkait dugaan mutasi jabatan ilegal di Kabupaten Malang

Tanggapi Mutasi ASN di Kab Malang yang Diduga Ilegal, Pemprov Jatim: Tak Perlu Dibatalkan
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Plt Bupati Malang Sanusi memimpin jalannya mutasi ASN di Pemkab Malang beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Plt Asisten I Setdaprov Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo angkat bicara terkait polemik dugaan mutasi jabatan ilegal di Kabupaten Malang oleh Plt Bupati Malang M Sanusi.

Himawan menegaskan bahwa mutasi yang dilakukan oleh Plt Bupati Malang Sanusi tak perlu dibatalkan.

Terlebih jika perizinan dari Kemendagri sudah turun dan hasilnya sama sesuai dengan yang dilakukan mutasi jabatan pada tanggal 31 Mei 2019 lalu.

"Sekarang Wakil Bupati boleh melakukan mutasi sepanjang meminta izin Kemendagri," kata Himawan pada Surya, Senin (17/6/2019).

(Masih Jadi Plt Bupati Malang, M Sanusi Disebut Tak Boleh Gelar Mutasi, Inspektorat: Bukan Masalah)

Bahkan jika wakil bupati ingin melakukan pengisian jabatan eselon dua pun. menurut Himawan juga diperbolehkan. Namun harus mendaptkan persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ada juga syarat yang harus juga dipenuhi, yakni tidak boleh diisi oleh pejabat yang dua tahun lagi akan pensiun.

Tidak boleh juga melakukan promosi pada pejabat yang belum dua tahun di jabatan sebelumnya, sehingga tidak sesuai dengan step stone.

Terkait kasus mutasi oleh Wakil Bupati Malang yang sekaligus Plt Bupati Malang Sanusi, dikatakan Himawan, tetap sah dan tidak ilegal.

Namun ia mengatakan yang kemarin terbilang ada kesalahan adalah sudah melakukan mutasi atau rotasi jabatan padahal izin Kemendagri sedang berproses atau belum turun.

Idealnya memang pelantikan atau mutasi jabatan dilakukan setelah izin dari Kemendagri sudah turun dan resmi dibolehkan.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved