5 FAKTA Tenggelamnya KM Arim Jaya, Kronologi Kejadian hingga Penumpang Kapal Lebih Dari 50 Orang

Inilah fakta-fakta mengenai Kapal KM Arim Jaya yang tenggelam setelah dihantam ombak sebanyak 2 kali, simak kronologi kejadiannya

5 FAKTA Tenggelamnya KM Arim Jaya, Kronologi Kejadian hingga Penumpang Kapal Lebih Dari 50 Orang
ISTIMEWA
Ilustrasi kapal tenggelam 

Namun, sayangnya saat kapal sedang berada di tengah kepulauan Sapudi dan Giliyang.

Tak ada yang mengetahui, sebuah gelombang ombak setinggi sekitar satu meter mendadak datang dan menghantam badan kapal.

Lantas ombak tinggi tersebut mampu membalikkan kapal sekaligus menumpahkan semua penumpang yang terangkut di dalamnya.

"Perahu terkena ombak besar sehingga terguling," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (17/6/2019).

Alhasil, para penumpang terombang-ambing di lautan selama satu jam.

Hingga pada akhirnya, datanglah lima perahu nelayan yang kebetulan melewati kawasan perairan tersebut.

Mahfud MD Sebut Pihak 01 Sudah Menyerah Atas Pokok Permohonan yang Dibacakan Tim Hukum Prabowo-Sandi

Kemudian, para nelayan tersebut mendekat dan membantu melakukan evakuasi terhadap para korban yang tercebur di lautan.

"Lalu membawa para penumpang dibawa ke Puskesmas Dungkek untuk mendapat perawatan," tandasnya.

4. Tak hanya ombak, kelebihan muatan jadi alasan kapal tenggelam

Tepat pada Minggu (16/6/2019) pukul 14.30 WIB, KM Arim Jaya yang terbalik dan tenggelam di perairan Sumenep, Madura diduga karena kelebihan muatan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, menyatakan kapal motor tersebut tergolong kapal tradisional yang boleh dikatakan hanya mampu memuat tak lebih dari 30 orang penumpang.

"Kapal tradisional ini muatan normalnya sekitar 30 orang penumpang," jelas Barung dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunJatim.com, Senin (17/6/2019).

Sejauh ini, berdasarkan data yang dihimpun dari personelnya di lokasi, kapal tersebut ternyata memuat 52 orang penumpang, itu artinya kapal tersebut kelebihan 22 orang penumpang.

Jokowi Terbuka Bila Ingin Koalisi, Andre Rosiade: Yakin Prabowo Menang, Kami yang Ajak Mereka Gabung

"Sehingga diduga kelebihan muatan sekitar 22 orang," lanjutnya.

Barung melanjutkan, soal karakteristik spesifikasi kapal motor tersebut masuk ke dalam kategori kapal motor tradisional.

Diketahui, kapal tersebut adalah jenis kapal dengan muatan enam gross ton (GT), dengan panjang sekitar 10 meter.

"Kapal tradisional ini jenis japam dengan muatan 6 GT, lalu panjangnya 10 meter," tandasnya.

5. Pengakuan korban kapal KM Arim Jaya yang selamat

Salah satu korban penumpang kapal KM Arim Jaya yang selamat, Ahmadiyansyah menjelaskan kronologi tenggelamnya KM Arim Jaya yang memuat 52 orang penumpang.

Perahu kapal KM Arim Jaya mengangkut puluhan penumpang dari pulau Gua - Gua, Kecamatan/Pulau Raas menuju pelabuhan Kalianget Sumenep awalnya kondisi cuaca masih kondusif.

"Awal berangkat kondisi cuaca biasa, namun setelah ditengah perjalanan tiba - tiba ombak datang. Waktu gelombang menghantam pertama kali kondisi kapal sudah miring, tapi tidak terbalik. Setelah gelombang menghantam kedua kalinya kapal langsung terbalik, dan posisi perahu sudah di sekitar perairan pulau Giliyang," kata Ahmadiyansyah, salah satu korban penumpang yang selamat.

Ahmadiyansyah mengaku, puluhan penumpang itu ada sebagian yang mau balik merantau ke Kalimantan dan Jakarta.

"Arus balik, saya bersama keluarga dan kebanyakan menuju ke Jakarta," ngakunya.

Sementara aparat kepolisian telah berkoordinasi dengan tim Basarnas Surabaya, dan malam ini akan tiba di TKP.

"Koordinasi dengan Basarnas Surabaya sudah kami lakukan, dan kemungkinan secepatnya menuju ke perairan Sumenep pulau Giliyang Dungkek," kata Kasatpolair Polres Sumenep, AKP Ludwi Yarsa P.

Adapun, perahu kapal KM Arim Jaya yang memuat 42 orang penumpang dari pulau Gua - Gua, Kecamatan/Pulau Raas itu menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep tenggelam bersama penumpang di sekitar perairan pulau Giliyang.

Akibatnya, dua orang penumpang tewas diantaranya bernama Zahra, (28) dan Hanisah, (30) dan sementara sembilan orang belum ditemukan.

Untuk 29 orang penumpang yang selamat, dan sebagian sudah di evakuasi di Puskesmas Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep diantaranya;

1.ABK an.Marwi 50 th
2.Basri 40 th
3.Ulum 35 th
4.Taufik 35 th
5.Heriyansah 28
6.Rahman 28 th
7.Rahman 40 th
8.Salehan 36 th
9.Aditia P 9 bln
10.Abd.Saad 35 th
11.Ach.Hariadi 20 th
12.Rauda(pr)28 th
13.Iqbal 17 th
14.Jainudin 39 th
15.Madiansah 30 th
16.Atnawi 60 th
17.Busadin 30 th
18.Rodi 45 th
19.Sirtu 40 th
20.Dini Aminarti 14 th
21.Sandriansah 17 th
22.Nuriansah 17
23.Nurasia(pr) 27
24.M.Lutfi Hakim 1 th
25.A.Saifullah30 th
26.Ahmad 8 th
27.Pardi 12 th
28.Sifa nursiyami(pr) 9 th
29.Gina Safira 7 th

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Update, Pencarian Korban Hilang KM Arim Jaya di Perairan Sumenep Terkendala Ombak 3 Meter

 

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved