Berdalih Untuk Biaya Pengobatan, Komplotan Penggendam ini Raup Rp 56 Juta dari Korbannya

Bermodus pengobatan, sepasang suami istri meraup sejumlah Rp 56 juta dan sejumlah perhiasan dicuri dari dua korban gendam di kawasan Tegalsari Surabay

Berdalih Untuk Biaya Pengobatan, Komplotan Penggendam ini Raup Rp 56 Juta dari Korbannya
tribunjatim/Nur Ika Anisa
Polsek Tegalsari menunjukkan komplotan pengndam di Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bermodus pengobatan, sepasang suami istri meraup sejumlah Rp 56 juta dan sejumlah perhiasan dicuri dari dua korban gendam di kawasan Tegalsari Surabaya.

Para pelaku diketahui Mochamad Holil (40) dan Fitria (44) warga Putat Jaya Surabaya.

Mereka mendatangi rumah korban di kawasan Jalan Tempel Sukorejo dan Kedung Klinter Surabaya.

Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya mengatakan,  kedua tersangka pura-pura bertamu dan meminta izin menggunakan toilet.

Namun, mereka justru membawa kabur uang tunai dan satu set perhiasan.

"Dari pemeriksaan tersangka HL memang dikenal sebagai dukun sejak bujang, sejak menikah ilmunya itu digunakan untuk menipu pasiennya," kata Kompol Rendy Surya, Senin (17/6/2019).

Polsek Tegalsari Surabaya Ringkus Komplotan Gendam, Modus Pengobatan

Tindak Cepat Tangani Laka Laut KM Amin Jaya, Khofifah Perintahkan OPD Turun Tangan Bersama Aparat

Persebaya Vs Madura United, Bajul Ijo akan Manfaatkan Laga Kandang di Babak 8 Besar Piala Indonesia

Tidak hanya berdua, dalam aksinya itu seorang adik Fitria bernama Jefri turut terlibat. Jefri berperan sebagai penjual barang hasil curian seperti perhiasan.

Aksi nekat itu diakui Fitri lantaran terdesak kebutuhan membayar pengobatan adiknya, Jefri yang mengidap penyakit komplikasi.

"Buat berobat adik saya (Jefri), sisanya buat makan," kata Fitri.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved