Gerindra Utamakan Kader Internal di Pilwali Surabaya 2020, Bakal Jajagi Koalisi Dengan Partai Lain

Gerindra Utamakan Kader Internal di Pilwali Surabaya 2020, Bakal Jajagi Koalisi Dengan Partai Lain.

Gerindra Utamakan Kader Internal di Pilwali Surabaya 2020, Bakal Jajagi Koalisi Dengan Partai Lain
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Hendro Tri Subiantoro Ketua Bidang Penggalangan dan Relawan BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur kepada awak media di Graha Astranawa Jalan Gayungsari Timur No 75, Surabaya, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) belum menyiapkan langkah strategis menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 mendatang.

Partai Gerindra hingga kini memilih fokus menyelesaikan tahapan pemilu 2019.

Di antaranya dengan merampungkan gugatan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai Gerindra Daftarkan Gugatan Hasil Pileg DPR RI di Dapil Madura ke Mahkamah Konstitusi

Reaksi Andre Rosiade Terkait Mobil Ambulans Berlogo Partai Gerindra Berisi Batu: Tak Ada Instruksi!

Reaksi Politisi Gerindra Soal Jokowi yang Lama Ingin Ketemu Prabowo: Sarankan Jokowi Telepon Prabowo

"Masih belum ada komunikasi (soal Pilkada). Menunggu yang kemarin (pemilu) belum tuntas. Masih belum bicara terkait Wali Kota maupun pilkada daerah lain," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Hendro Tri Subiantoro kepada Tribunjatim.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (18/6/2019).

Nantinya, proses penjaringan kandidat akan dimulai dari pimpinan di daerah untuk kemudian diusulkan ke provinsi sebelum akhirnya diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). "Rekomendasi datang dari pusat. Namun, usulan dari Kota, Prosesnya, usulan daerah, diverifikasi di Provinsi, kemudian diputuskan di pusat," kata Hendro menjelaskan.

Terkait dengan peluang kandidat, Hendro tak memungkiri pihaknya akan mengutamakan kader internal partainya. "Semua potensi kader yang akan diprioritaskan. Artinya, kami tidak menutup kemungkinan untuk mengusung kader internal," jelasnya.

Gerindra memiliki sejumlah kandidat potensial dari internal. Beberapa di antaranya merupakan anggota legislatif maupun para caleg untuk DPR RI maupun DPRD Jatim dari dapil Surabaya.

Misalnya, adanya nama Bambang Haryo (Anggota DPR RI), Hadi Dediansyah (Anggota DPRD Jatim terpilih), hingga beberapa nama di internal pengurus Surabaya. "Semua masih dalam tahap wacana. Termasuk, soal koalisi, juga masih jauh. Belum ke arah sana," tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF Sutadi menegaskan partainya tak akan absen di Pilwali Surabaya 2020. Untuk diketahui, pada Pilwali Surabaya 2015 silam, partai besutan Prabowo Subianto ini tak ikut mengusung kandidat.

Berdasarkan penjelasan Sutadi, sebelum mengusulkan nama pasangan calon, pihaknya akan terlebih dahulu membahas arah koalisi. Gerindra yang baru mendapatkan lima kursi (10 persen kursi DPRD Surabaya) berdasarkan pada hasil rekapitulasi Pemilu 2019 tak dapat mengusung calonnya sendiri.

Sebab, regulasi pemilu mensyaratkan parpol harus mengantungi minimal 20 persen kursi parlemen. "Yang jelas kami koalisi," kata Anggota DPRD Kota Surabaya ini.

Usai melakukan penjajakan koalisi, pihaknya akan mulai menginventarisasi kader internal. "Nanti akan ada tim yang akan melakukan penjaringan. Untuk teknisnya, kami menunggu instruksi partai," kata Sutadi

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved