Penulis Buku Bongkar Sosok Inspiratif Bang Jarwo Arek Dolly, Dulu Buronan Kini Jadi Pebisnis Sukses

Penolakan warga Dolly terhadap pembubaran lokalisasi kebanyakan didasarkan pada kondisi ekonomi.

Penulis Buku Bongkar Sosok Inspiratif Bang Jarwo Arek Dolly, Dulu Buronan Kini Jadi Pebisnis Sukses
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Jarwo Susanto (tengah pakai topi), salah satu tokoh perubahan yang lahir dari tanah bekas prostitusi, saat menunjukan Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan TtibunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penolakan warga Dolly terhadap pembubaran lokalisasi kebanyakan didasarkan pada kondisi ekonomi.

Mereka khawatir penutupan lokalisasi Dolly yang sempat menjadi lokasisasi terbesar di Asia Tenggara ini, akan berdampak pada berkurangnya pendapatan mereka.

Mustofa Sam selaku Penulis Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’  saat ditemui TribunJatim.com, Selasa (18/6/2019).
Mustofa Sam selaku Penulis Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’ saat ditemui TribunJatim.com, Selasa (18/6/2019). (TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH)

“Nah, Jarwo Susanto inilah yang menjadi sosok inspiratif. Dia yang sebelumnya bergantung pada bisnis lokalisasi, kini sukses menjadi pengusaha tempe," kata Penulis Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’ Mustofa Sam saat diwawancarai TribunJatim.com saat di acara bedah buku dan seminar bisnis bertajuk Spiritual Management in Action: Tempe Bang Jarwo, Selasa (18/6/2019).

Titian Kreatif Pustaka & MM FEB Unair Apresiasi 5 Tahun Penutupan Lokalisasi Dolly Lewat Bedah Buku

Mustofa Sam menambahkan, Jarwo Susanto merupakan satu di antara tokoh perubahan yang lahir dari tanah bekas lokalisasi.

"Tak bisa ditolak dan tak bisa dipungkiri bahwa perjalanan Jarwo merupakan perjalan inspirasi perubahan,” kata dia.

Mustofa menceritakan, dulunya, Jarwo Susanto merupakan orang yang sangat vokal untuk memperjuangkan agar Dolly tetap dibuka.

Jarwo mengambil sikap yang berlawanan dengan pemerintah yakni menolak penutupan lokalisasi Dolly.

Warung Kopi di Eks Lokalisasi Dolly Surabaya Sediakan Kamar Esek-esek, Pemilik Warung Ditangkap

Baginya saat itu, kebijakan pemerintah kota adalah kebijakan sepihak yang tidak melibatkan para warga dalam pengambilan keputusan.

Masih kata Mustofa Sam, Jarwo Susanto menilai pemerintah telah gagal dalam melakukan normalisasi pasca penutupan lokalisasi di tempat-tempat lain sebelum Dolly.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved