Titian Kreatif Pustaka & MM FEB Unair Apresiasi 5 Tahun Penutupan Lokalisasi Dolly Lewat Bedah Buku

Titian Kreatif Pustaka dan Magister Manajemen FEB Unair bekerjasama menggelar acara bedah buku dan seminar bisnis.

Titian Kreatif Pustaka & MM FEB Unair Apresiasi 5 Tahun Penutupan Lokalisasi Dolly Lewat Bedah Buku
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Acara bedah buku dan seminar bisnis bertajuk Spiritual Management in Action: Tempe Bang Jarwo, pada Selasa, (18/6/2019) pukul 10.00-13.00, di Aula MM FEB UNAIR, Jalan Airlangga No. 4-6, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Titian Kreatif Pustaka dan Magister Manajemen FEB Unair bekerjasama menggelar acara bedah buku dan seminar bisnis bertajuk 'Spiritual Management in Action: Tempe Bang Jarwo', Selasa, (18/6/2019).

Acara digelar pukul 10.00-13.00 bertempat di Aula MM FEB UNAIR, Jalan Airlangga No. 4-6, Surabaya.

Sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah KPS MM FEB Unair, Dr. Gancar C. Premananto, M.Si.; Owner Tempe Bang Jarwo, Jarwo Susanto; dan Penulis Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’, Mustofa Sam.

Pastikan Tak Ada Agen Masuk Jalur Cepat, Unair Siapkan 1.600 Kuota Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

KPS Magister Manajemen FEB Unair Gancar C. Premananto menjelaskan, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah sebagai wujud apresiasi dan refleksi 5 tahun penutupan lokalisasi Dolly.

Terutama kepada Jarwo Susanto, sosok terdepan yang dulu menolak penutupan lokalisasi Dolly, nemun kini sukses di dunia bisnis dengan berjualan tempe.

Jarwo Susanto (tengah pakai topi), salah satu tokoh perubahan yang lahir dari tanah bekas prostitusi, saat menunjukan Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’, Selasa (18/6/2019).
Jarwo Susanto (tengah pakai topi), salah satu tokoh perubahan yang lahir dari tanah bekas prostitusi, saat menunjukan Buku ‘Jarwo Susanto Si Arek Dolly’, Selasa (18/6/2019). (TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH)

“18 Juni menjadi tanggal bersejarah untuk lokalisasi Dolly, tanggal inilah dinyatakan deklarasi bahwa lokalisasi Dolly ditutup. Pada tahun ini, menjadi 5 tahun momen penutupan lokalisadi Dolly,” kata Gancar saat mengisi sambutan di acara seminar bisnis bertajuk 'Spiritual Management in Action: Tempe Bang Jarwo', Selasa (18/6/2019) Siang.

3 Mahasiswa Unair Manfaatkan Limbah Rumput Laut Jadi Bahan Material Bata Ringan Tahan Gempa

Dia memaparkan, topik bahasan dalam acara ini pun beragam.

Di antaranya bedah buku "Jarwo Susanto, Si Arek Dolly", Kupas Bisnis UKM Temmpe Bang Jarwo Go International, Pesta Tempe Penyet Bang Jarwo dan Rawon Mendem Kangen.

Dalam kesempatan ini, Jarwo juga akan menyampaikan penghargaan Sahabat Bang Jarwo.

Selanjutnya, Bang Jarwo juga melaksanakan open house dari tanggal 19-21 Juni 2019 untuk yang ingin belajar memproduksi tempe di rumah produksinya sendiri.

“Acara ini didukung oleh Dedurian Park Wonosalam, Rabbani Surabaya, Ternaknesia, PTPN 12 dan PT Garam. Kemudian ada beberapa rekan komunitas, seperti Gerakan Melukis Harapan, Kampoeng Dolanan, serta Surabaya SpeakUp. Ada pula rekan-rekan media. Sedangkan dari rekan UKM Dolly ada Samijali, Orumy, dan Batik Jarak Arum,” urainya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved