Ini Kisah Polisi Cepek di Surabaya, Atur Lalu Lintas Pakai Jersey & Topi, Miliki 90 Kostum Klub

Ini Kisah Polisi Cepek di Surabaya, Atur Lalu Lintas Pakai Jersey & Topi, Miliki 90 Kostum Klub Sepak Bola.

Ini Kisah Polisi Cepek di Surabaya, Atur Lalu Lintas Pakai Jersey & Topi, Miliki 90 Kostum Klub
SURYA/CHRISTINE AYU NURCHAYANTI
Aksi Edy Riyanto, polisi cepek di depan RSUD Dr Soetomo yang kenakan kostum jersey nyentrik untuk menghibur pengguna jalan saat menjalankan tugasnya 

"Totalnya ada enam kerangka topi. Bisa saya ganti tulisan dan hiasannya. Pernah waktu itu saya sampai mendapat pesanan 20 topi untuk lomba," papar mantan vokalis keroncong, dangdut, dan pop tahun '70an ini.

Selain para pengendara dan pejalan kaki, pihak keluarganya juga ikut senang dengan apa yang dilakukan oleh Edy.

"Semua orang malah senang, mereka angkat jempol untuk saya," paparnya.

Awal-awal menjadi polisi cepek, mantan pegawai pabrik alat kesehatan ini, pulang-pergi Gresik-Surabaya naik sepeda onthel.

"Selama delapan bulan saya PP ngonthel, setelah itu saya diberi anak saya sepeda motor yang saya pakai sampai sekarang. Sejak empat tahun kemarin saya memutuskan mengontrak di Surabaya bersama istri saya," Edy mengemukakan.

Penghasilan yang tidak menentu tidak membuat Edy berhenti untuk mencari nafkah. Di umurnya yang tak lagi muda, ia tetap bersemangat membantu orang-orang yang ingin memutar balik kendaraan mereka.

"Penghasilan saya nggak mesti, kadang di atas Rp 100 ribu, kadang juga di bawahnya. Orang kadang kan ngasihnya nggak mesti. Kadang Rp 500, Rp seribu, kadang juga Rp 5 ribu. Yang penting bisa untuk melanjutkan hidup," ungkapnya.

Jika menuruti lelah, ia menuturkan, pasti merasa  lelah. Ingin berhenti, tapi masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi.

"Orang yang sudah kaya aja masih kerja, apalagi kita yang seperti ini. Supaya nggak capek, saya libur Sabtu-Minggu," paparnya.

Lelah, menurutnya, bisa diobati dengan menghibur diri. Orang sakit, lanjutnya, bisa sembuh jika dihibur.

"Selama kita masih sehat dan bisa kerja, ya kerja saja. Nggak papa," ungkapnya.
 

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved