Jalani Sidang, Pemuda Gresik Simpan Sabu-sabu 15 Bungkus di Kamar

Terdakwa Muchammad Nova Ishanul Khaq (26), warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, harus menjalani sidang di PN Gresik

Jalani Sidang, Pemuda Gresik Simpan  Sabu-sabu 15 Bungkus di  Kamar
sugiyono/surya
Terdakwa Muchammad Nova Ishanul Khaq meninggalkan ruang sidang PN Gresik usai menjalani sidang kasus sabu-sabu yang menjeratnya, Selasa (18/6/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Muchammad Nova Ishanul Khaq (26), warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri ( PN) Gresik akibat menjual sabu-sabu sebanyak 15 paket hemat (Pahe).

Terdakwa menjual barang haram itu di tempat pelelangan ikan (TPI) di kawsan Gresik.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yunita Ramadani membacakan berkas dakwaan awal jaringan narkoba terungkap, bahwa pelaku yang sudah diincar polisi atas penyalahgunaan narkoba di wilayah Lumpur, Kecamatan Gresik.

Dari hasil penyelidikan dilapangan akhirnya melakukan penangkapan terhadap Mustofa dan Yusuf, di TPI Kelurahan Lumpur Gresik, karena keduanya memiliki serta menguasai narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

Dari keterangan saksi Mustofah bahwa sabu tersebut dibeli dari terdakwa Nova. Selanjutnya, anggota Polres Gresik melakukan pengembangan penyidikan, sehingga pada Jum’at (1/2/2019), sekitar Pukul 08.00 WIB, di Jalan R.E Martadinata Kelurahan. Lumpur Kecamatan Gresik, tepatnya di depan Bale nelayan Cilik berhasil menangkap terdakwa Nova.

Setelah diadakan interogasi, terdakwa yang masih muda ini mengaku masih menyimpan sabu di dalam kamar rumahnya.

Jelang Pilkades Serentak, Kejari Gresik Banyak Aduan Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Soal Insiden, Andrea Dovizioso Sebut Jorge Lorenzo Buat Kesalahan Besar Saat MotoGP Catalunya 2019

Suguhkan Keindahan Alam, Banyuwangi Gombengsari Plantation Run Siap Digelar, Ada Ratusan Pelajar

Selanjutnya dilakukan penggeledahan di dalam rumah terdakwa Jl Sindujoyo Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik.

"Saat penggeledahan kamar terdakwa didapatkan sabu-sabu yang ditaruh di dalam lemari pakaian, dengan dibungkus kain kassa putih dan dimasukkan ke dalam dos book ponsel sebanyak 15 paket," kata Yunita, Selasa (18/6/2019).

Rincian paket hemat sabu-sabu tersebut yaitu 0,4 gram, 0,41 gram, 0,19 gram, 0,37 gram dan 0,39 sebanyak 5 klip.

"Ada bukti lainnya yaitu 9 plastik klip, sebuah korek api gas, sebuah ponsel dan uang Rp 200.000," imbuhnya.

Sidang yang dipimpin majelis hakim PN Gresik Putu Gede Hariadi akhirnya ditunda pekan depan dengan agenda mendengarkan para saksi. (Sugiyono/Tribunjatim)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved