Pansel KPK Jaring Calon Komisioner Lembaga Antirasuah di Kota Malang, Fokus Pencegahan Korupsi

Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penjaringan calon komisioner lembaga antirasuah di Kota Malang, Jawa Timur.

Pansel KPK Jaring Calon Komisioner Lembaga Antirasuah di Kota Malang, Fokus Pencegahan Korupsi
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Anggota Pansel KPK, Hendardi saat ditemui seusai diskusi publik sosialisasi Penjaringan Calon Komisioner KPK di Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penjaringan calon komisioner lembaga antirasuah di Kota Malang, Jawa Timur.

"Saya kira apa yang bisa kami lakukan adalah menjemput bola agar tokoh di daerah yang mau mendaftarkan diri," kata Anggota Pansel KPK ketika ditemui seusai Sosialisasi Penjaringan Calon Komisioner KPK di Malang, Rabu (19/6/2019).

Ia menambahkan periode selanjutnya, kerja KPK akan difokuskan pada pencegahan korupsi.

Polemik Mutasi ASN Pemkab Malang, Ketua DPRD: Pelantikan Tanggal 31 Mei Itu Dibatalkan

Gubernur Jatim Khofifah Beri Nama Dewi Cemara untuk Crop Circle Kedungmalang Kediri

Sejalan dengan itu, komisioner KPK 2019-2023 yang dijaring akan disesuaikan dengan fokus selain juga memaksimalkan penindakan.

"Tahun lalu mungkin kepentingannya semacam gertak karena itu OTT sering. Tapi kalau sekarang mungkin semangatnya bagaimana mencegah itu, mencegah korupsi terjadi," imbuhnya.

Hendardi mengatakan, pelibatan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam seleksi calon Komisioner KPK untuk mengantisipasi lembaga itu dipimpin orang yang terpapar radikalisme.

Selain BNPT, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga digandeng untuk menjaring calon pimpinan yang terbebas dari dunia narkoba

"Kami tidak menghendaki tentu lembaga ini di pimpin pecandu atau orang yang terlibat dalam dunia narkoba. Ini juga dalam rangka rekam jejak," ujar dia.

Selain ke Kota Malang, anggota pansel yang lain juga melakukan upaya jemput bola seperti Gedung A, Hamdi Muluk yang bertolak ke Semarang, Jawa Tengah dan Harkristuti Harkrisnowo bertugas ke Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, Mualimin Abdi ditugaskan ke Surabaya, Jawa Timur.

Dinas PUPR Kota Malang Kembali Lakukan Pengaspalan di 4 Jalan Nasional Ini Pasca Libur Lebaran

Jukir Alun-alun Kota Malang Viral Akibat Tarik Rp 50 RIbu, Sutiaji Janji Atur Jukir Dapat Gaji UMK

Marcus Priyo Gunarto bertolak ke Pontianak, Kalimantan Barat. Diani sendiri akan bertugas di Pekanbaru, Riau.

Al Araf ditugaskan ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun, dua provinsi lain akan didatangi oleh Yenti Ganarsih serta Indriyanto Seno Aji.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved