Pura-pura Jadi Polisi, Pemuda Asal Gresik Nekat Peras Gadis di bawah Umur Lalu Disetubuhi

Terdakwa Muchammad Fahni (31) dan Muhammad Al Maghrobi harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik akibat mengaku menjadi polisi.

Pura-pura Jadi Polisi, Pemuda Asal Gresik Nekat Peras Gadis di bawah Umur Lalu Disetubuhi
SURYA/SUGIYONO
DITAHAN - Terdakwa kasus pemerasan dan asusila dibawa ke tahanan sementara PN Gresik usai menjalani sidang, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Muchammad Fahni (31), warga dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Muhammad Al Maghrobi harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik akibat mengaku menjadi polisi dan melakukan dugaan persetubuhan.

Kegiatan itu terungkap ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indah Rahmawati dan Dicky Eka Koes Andriansyah membacakan dakwaan.

Saat itu, korban F dan N yang masih satu kecamatan berniat ke rumah temannya, pada Jumat, Maret 2019, pukul 20.30 WIB. Namun temannya tidak ada di rumah.

Banyak Warga Antre Mengurus SIM Pasca Lebaran, Polres Gresik Siapkan Layanan Bus SIM Keliling

Polres Gresik Bongkar Produksi Uang Palsu di Kecamatan Balongpanggang, Satu Orang Masih Buron

Tak lama kemudian, datang terdakwa Muchammad Fahni dan Muhammad Al Maghrobi yang berkas terpisah. Kemudian keduanya menghampiri F dan N.

Sambil tampang gagah, salah satu terdakwa mengaku sebagai anggota kepolisian dari Surabaya.

Kemudian, kedua korban diajak ke kantor polisi oleh kedua terdakwa.

Ternyata, keduanya dibawa masuk ke perkebunan mangga. Disitu, terdakwa Muchammad Fahni selain memeras korban juga diduga mencabulinya.

Atas perbuatannya, terdakwa Muchammad Fahni dikenakan pasal 81 ayat (1) dan pasal 81 ayat (2) atau pasal 82 ayat (1), Undang-undang perlidungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Terdakwa memeras uang korban sebanyak Rp 200.000 dengan cara menakut-nakuti membawa senjata api," kata Jaksa Indah Rachmawati, dihadapan Ketua Majelis Hakim Rina Idra Janti, Rabu (19/6/2019).

Atas berkas dakwaan yang dibacakan Jaksa, terdakwa tidak keberatan, sehingga terdakwa tetap ditahan dan sidang ditunda pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. (Surya/Sugiyono)

Bobol Pintu Rumah, Motor Milik Warga Peganden Gresik Raib di Ruang Tamu

Cabuli Bocah 6 Tahun Hingga Kesakitan, Warga Gresik Mengaku Khilaf dan Kapok

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved