79 Desa di Lamongan Terancam Krisis Air Bersih, BPBD Sediakan Armada Tangki Air Selama 24 Jam

Krisis air bersih mulai melanda 3 desa di Lamongan. Melihat pengalaman tahun sebelumnya, krisis air bersih itu akan dialami oleh warga di 16 kecamatan

79 Desa di Lamongan Terancam Krisis Air Bersih, BPBD Sediakan Armada Tangki Air Selama 24 Jam
SURYA/HANIF MANSHURI
BPBD mulai aksi droping air bersih di tiga kecamatan, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Krisis air bersih mulai melanda tiga desa di Lamongan. Melihat pengalaman tahun - tahun sebelumnya, krisis air bersih itu akan dialami oleh warga di 16 kecamatan.

Mereka berada di wilayah rawan kekeringan dan jika musim kemarau hanya mengandalkan air yang ada di embung - embung.

Sementara sejumlah embung yang ada, saat ini sudah kering.
Bahkan, dalam sepekan ini, BPBD sudah mulai melakukan droping air ke tiga desa diantaranya, Sambangan, Bulumargi dan Sumberagung.

Masuk Musim Kemarau, Krisis Air Bersih Mulai Melanda Beberapa Wilayah di Kabupaten Pasuruan

3 Desa di Lamongan Mulai Kekurangan Air Bersih, BPBD Imbau Warga Aktif Lapor Jika Krisis Air Bersih

Permintaan suplai air bersih dari sejumlah desa atau kecamatan yang masuk dearah rawan kekeringan itu sudah mulai mengalir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap melakukan survey lapangan, utamanya di titik embung - embung yang ada di wilayah kekeringan itu.

Dari perkiraan BPBD, air yang ada di sejumlah embung itu tidak bertahan lama, lantaran selama musim penghujan tidak terisi penuh.

Warga di daerah rawan krisis air memperkirakan kalau musim kemarau melanda, dipastikan warga di sepuluh kecamatan akan kekurangan air bersih.

"Kami secara tim menyiapkan bantuan droping air bersih," kata Kepala BPBD Lamongan, Yuhronur Efendi yang juga Sekkab Lamongan kepada Surya.co.id (grup TribunJatim.com), Kamis (20/6/2019).

Yuhronur menambahkan, ada sebanyak 79 desa yang tersebar di 16 kecamatan.

Di antaranya, Kecamatan Lamongan, Tikung, Sugio, Mantup, Kembangbahu, Sukodadi, Sarirejo, Modo, Bluluk, Sukorame, Kedungpring, Sambeng, Glagah, Babat, Brondong dan Karangbinangun.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved