Kemenag Tuban Ajukan 210 Orang Kuota Haji Pelunasan Tahap Dua, Namun yang Diterima 110 CJH

Kemenag Tuban Ajukan 210 Orang Kuota Haji Pelunasan Tahap Dua, Namun yang Diterima 110 CJH.

Kemenag Tuban Ajukan 210 Orang Kuota Haji Pelunasan Tahap Dua, Namun yang Diterima 110 CJH
SURYA/M SUDARSONO
Kemenag Tuban memberikan pembekalan bagi pendamping jamaah haji, di gedung asrama haji, Kamis (20/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban memaparkan ada sebanyak 883 calon jemaah haji (CJH) yang akan berangkat ke tanah suci.

Jumlah calon tamu Allah tersebut terbagi dalam beberapa tahap pelunasan.

Untuk tahap pelunasan pertama ada 769 calon jamaah haji. Sedangkan ditahap dua Kemenag mengusulkan kuota 210 CJH, namun yang disetujui yaitu 110.

Tabrak Mobil Saat Mau Menyalip, Mahasiswi dari Tuban Terpental & Diseruduk Dump Truk, Tewas Seketika

PNS dan Non PNS Diajak Cat Stadion Bumi Wali, Pemkab Tuban Tak Takut Layanan Terganggu

Jelang Porprov, PNS dan Non PNS Tuban Dikerahkan Mengecat Stadion Bumi Wali

Kemudian di tahap tiga, dari sisa usulan Kemenag mendapat kuota 4 CJH.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Umi Kulsum mengatakan, memang jumlah CJH dari Tuban sampai saat ini ada 883 yang dibagi dua kloter yaitu kloter 77 dan 78.

Setiap kloter memberangkatkan 450 CJH ke embarkasi Surabaya. Sisa 7 kursi di kloter 78 nantinya akan digunakan untuk CJH dari Surabaya.

"Jadi kalau dari Tuban sendiri ada 883 CJH, sedangkan ada tujuh CJH dari Surabaya gabung di kloter 78," Ujarnya saat memberikan pengarahan pendamping haji, di gedung asrama Haji Tuban, Kamis (20/6/2019).

Umi menjelaskan detail terkait porsi kuota CJH tersebut, CJH pelunasan tahap satu masih kategori normal. Sedangkan tahap dua diisi kategori lansia dan pendamping, dan terakhir di tahap tiga yaitu empat CJH lansia.

Untuk selanjutnya yaitu kegiatan manasik yang akan diselenggarakan di 12 titik kecamatan, yang dimulai 24 Juni mendatang.

"Data terakhir yaitu 883 CJH, namun menjelang pemberangkatan kita belum tahu bisa juga berkurang karena beberapa faktor," Pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved