Lima Tahun Pimpin PKB, Cak Imin Dinilai Gus Ali Sukses Solidkan Partai: Meningkatnya Luar Biasa

Ulama kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) KH Agus Ali Mashuri menilai Muhaimin Iskandar sukses memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Lima Tahun Pimpin PKB, Cak Imin Dinilai Gus Ali Sukses Solidkan Partai: Meningkatnya Luar Biasa
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, KH Agus Ali Mashuri, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ulama kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) KH Agus Ali Mashuri menilai Muhaimin Iskandar sukses memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selama lima tahun ini.

Gus Ali sapaan akrab KH Agus Ali mengatakan Muhaimin adalah salah satu kader terbaik NU yang berhasil di kancah politik.

"Jadi harus diakui bahwa Muhaimin lah yang berhasil menata agar PKB tetap solid walaupun mengalami pasang dan surut, yang itu wajar dalam dinamika partai," kata Gus Ali, Rabu (19/6/2019) malam.

Bambang Haryo Siap Maju di Pilwali Surabaya 2020, Sebut Tinggal Tunggu Restu Prabowo Subianto

Muhaimin Iskandar Sebut Maruf Amin Bakal Buat Gebrakan Untuk Naikkan Elektabilitasnya

Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, Sidoarjo ini lalu mencontohkan salah satu prestasi Cak Imin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar) yaitu meningkatnya suara PKB di Pileg 2019.

Dimana pada tahun 2014 PKB mendapatkan 11.298.957 (9,04%) sedangkan pada tahun 2019 mendapatkan 13.570.097 (9,69%) atau naik 2.271.140 (0,65%).

"Meningkatnya juga luar biasa dan kader-kader PKB DPR RI pusat juga bekerja keras dengan mempunyai pendekatan baru, mengerti survei dan riset serta mau turun ke bawah sehingga mendapatkan dukungan dari bawah, ini hebat," ucap Gus Ali.

Walaupun begitu, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim ini tidak menutup mata bahwa masih ada kekurangan dalam lima tahun kepemimpinan Cak Imin di PKB.

"Tapi kita harus melihat sisi positifnya karena ada pepatah mengatakan seberat-berat mata memandang lebih berat bahu memikul, jadi kadang-kadang orang itu hanya bisa menyalahkan tapi tidak tahu peta politik secara nasional," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved