Masuk Musim Kemarau, Krisis Air Bersih Mulai Melanda Beberapa Wilayah di Kabupaten Pasuruan

BPBD Kabupaten Pasuruan mulai menerima gelombang laporan krisis air di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Masuk Musim Kemarau, Krisis Air Bersih Mulai Melanda Beberapa Wilayah di Kabupaten Pasuruan
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Ilustrasi krisis air 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mulai menerima gelombang laporan krisis air di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan, pihaknya memang sudah menerima sejumlah laporan adanya kekurangan air.

Laporan adanya kekurangan air itu, diterimanya dari kecamatan-kecamatan yang daerahnya, memang rentan kekeringan.

Puluhan Desa di Kabupaten Sampang Mengalami Kekeringan, Sebagian Wilayah Kondisinya Kering Kritis

Di antaranya, wilayah Pasrepan, Winongan ataupun Lumbang. “Kami sudah menerima laporan, adanya kekurangan air di beberapa kecamatan,” kata Bakti.

Meski sudah beberapa laporan masuk, Bakti menegaskan kekurangan air ini masih dalam batas normal. Sehingga, pendistribusian air bersih belum dilakukan sekarang.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan asesmen ke lokasi-lokasi yang mengalami kekurangan air bersih itu. Langkah tersebut dilakukan, untuk memantau ketersediaan air di wilayah sekitar.

“Apakah masih ada sumber air atau tidak. Hasilnya, nanti kami laporkan ke pimpinan, untuk kemudian dilakukan tindaklanjutnya. Termasuk penyaluran air bersih,” urainya.

7000 Keluarga di Magetan Krisis Air Bersih, Harus Tampung Air Setiap Hari untuk Masak dan Ternak

Menurut Bakti, kesiapsiagaan terhadap ancaman krisis air bersih memang dilakukan. Mengingat, beberapa daerah di wilayah Kabupaten Pasuruan, rentan terjadinya kekeringan saat musim kemarau datang.

Setidaknya, ada 23 desa yang beresiko besar terjadinya krisis air bersih. Ke 23 desa itu tersebar di tujuh kecamatan. Mencakup, Lekok, Lumbang, Pasrepan, Grati, Winongan, Puspo dan Kejayan.

“Kami memang belum tetapkan bencana krisis air untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Tapi, kesiapsiagaan adanya ancaman kriris air, mulai kami lakukan,” pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved