Pasang Target Stagnan, Fortune Mate Indonesia Andalkan Gudang dan Ruko di Dua Lokasi Ini

PT Fortune Mate Indonesia Tbk, memasang target kinerja di 2019 ini sama dengan 2018. Hal ini dikarenakan proyeksi properti dinilai stagnan.

Pasang Target Stagnan, Fortune Mate Indonesia Andalkan Gudang dan Ruko di Dua Lokasi Ini
SURYA/SUGIHARTO
Direktur, Teguh Yenatan (dua dari kiri) bersama jajaran direksi mengamati maket kawasan perumahan yang sedang digarap usai memaparkan kinerja PT Fortune Mate Indonesia Tbk, Kamis (20/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penjualan properti pergudangan dan ruko di 2019 ini diprediksi masih stagnan, atau sama dengan 2018.

Hal itu mendasari PT Fortune Mate Indonesia Tbk, memasang target kinerja di 2019 ini sama dengan 2018.
Direktur PT Fortune Mate Indonesia Tbk, Aprianto Susanto mengatakan, sasaran pasar dari produk pergudangan adalah pelaku usaha atau korporasi, di mana sebagian besar dari mereka masih wait and see dalam berinvestasi atau melakukan ekspansi usaha, pasca gelaran Pemilu 2019 serta memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

"Makanya kami hanya memproyeksikan hingga akhir tahun ini penjualan minimal sama dengan pencapaian tahun lalu," kata Aprianto usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Surabaya, Rabu (19/6/2019).

Perusahaan Spare Part Indospring Agresif ke Pasar Amerika dan Kembangkan Pasar Baru di Afrika

2 Jam Diperiksa, Risma Terangkan Kronologi Pengiriman Surat ke YKP untuk Serahkan Aset ke Pemkot

Saat ini, perseroan mengandalkan dua proyek pergudangan dan shophouse (ruko) di dua lokasi.

Yaitu di kawasan Tambak Sawah di Sidoarjo dan Romokalisari Surabaya.

"Tapi yang sudah dipasarkan dan dibangun adalah proyek pergudangan di Tambak Sawah yang menyasar segmen pergudangan premium," tambah Aprianto.

Saat ini, perseroan tengah menyelesaikan pembangunan di blok B dan C pergudangan dan ruko di Tambak Sawah.

Diharapkan penjualan di blok B yang saat ini masih sekitar 40 persen untuk pergudangan akan habis terjual hingga akhir tahun ini.

Harga jual yang ditawarkan untuk gudang mulai di atas Rp 4 miliar hingga Rp 10 miliar. Sedangkan ruko 2 dan 3 lantai dipatok di kisaran Rp 3 miliar - Rp 4 miliar per unit.

"Untuk keseluruhan proyek di blok B, C dan D menyerap investasi sekitar Rp 240 miliar di luar lahan. Kita menargetkan seluruh proyek di Tambak Sawah akan terjual hingga akhir tahun 2020," ungkap Aprianto.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved