Piala Indonesia

Persebaya Vs Madura United, Djanur Beber Alasan Persebaya Bermain Buruk di Babak Pertama

Diluar hasil akhir 1-1, secara permainan, Persebaya Surabaya pada babak pertama bermain di bawah tekanan Madura United.

Persebaya Vs Madura United, Djanur Beber Alasan Persebaya Bermain Buruk di Babak Pertama
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Irfan Jaya saat laga Persebaya vs Madura United pada babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Persebaya kembali gagal menang di laga Persebaya vs Madura United pada babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (19/6/2019).

Diluar hasil akhir 1-1, secara permainan, Persebaya Surabaya pada babak pertama bermain di bawah tekanan Madura United.

Bahkan, tak jarang pemain tim berjulukan Bajul Ijo itu lakukan kesalahan sendiri sehingga terjadilah gol Madura United di menit ke-2.

Gagal Menang, Kapten Persebaya Minta Maaf Belum Bisa Beri Kado Ulang Tahun Persebaya ke-92

Sebelum Gunakan Stadion Gajayana, Arema FC Akan Gelar Uji Coba Dulu untuk Adaptasi Lapangan

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, mengatakan, itu terjadi karena skuat asuhannya belum siap secara konsentrasi.

Berbeda dengan babak kedua, di mana Persebaya Surabaya lebih mendominasi permainan, termasuk bisa ciptakan gol penyama kedudukan lewat Osvaldo Haay pada menit 54.

“Di babak pertama, danger time, mereka masih belum juga siap secara konsentrasi, kurang fokus, sehingga terjadi gol di menit awal, sudah dingingatkan sebelumnya,” terang pelatih yang akrab disapa Djanur itu setelah laga.

“Tidak hanya itu, ada juga 2-3 peluang lawan yang lolos, dan semuanya hampir dari kesalahan passing sendiri, sehingga terjadi counter, itu yang menjadi evaluasi kami di babak pertama,” tambah mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Djanur Sebut Persebaya Surabaya Bermain Bagus, Setelah Osvaldo Haay Masuk Gantikan Amido Balde

Di babak kedua, Persebaya Surabaya lakukan perubahan, satu di antaranya adalah masuknya dua pemain lincah Irfan Jaya dan Osvaldo Haay pada menit 52.

“Babak kedua kami lakukan perubahan, dan sedikit berani, babak pertama hanya possession terus tanpa menghasilkan peluang, babak kedua ambil risiko berani main ke depan, dan itu jauh lebih baik,” ucap Djanur.

Meski kembali gagal meraih kemenangan, di mana menjadikan empat laga terakhir Persebaya Surabaya belum menang, Djanur mengapresiasi perjuangan Ruben Sanadi dkk.

Terutama setelah di babak kedua, Djanur akui Persebaya sudah kembali menemukan bentuk permainan terbaik.

Jorge Lorenzo Kembali Alami Insiden di Catalunya, Berikut Hasil Sesi Tes Tengah Musim MotoGP 2019

“Saya apresiasi perjuangan pemain dari ketertinggalan di awal babak. Tapi paling tidak, pada pertandingan ini kami sudah menemukan bentuk (permainan), terutama pada babak kedua tadi, mudah-mudahan ini menjadi acuan pada pertandingan ke depan,” pungkas Djanur.

Sebelum melakoni leg 2 babak 8 besar Piala Indonesia nanti di Stadion Gelora Madura Ratu Pemelingan pada Kamis (27/6/2019), Persebaya akan lebih dulu sambangi kandang Borneo FC pada Minggu (23/6/2019) yang termasuk laga pekan kelima Liga 1 2019. (Surya/Khairul Amin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved